Nasional

Prabowo: Pemimpin Hasut Bakar-Bakar Itu Pengkhianat, Akan Kena Karma

Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemimpin yang menghasut aksi bakar-bakar adalah pengkhianat. Ia menekankan pentingnya menghormati hasil kontestasi politik.

12 Juli 2026, pukul 09:17 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Politik Prabowo: Pemimpin Hasut Bakar-Bakar Itu Pengkhianat, Akan Kena Karma CNN Indonesia Minggu, 12 Jul 2026 16:17 WIB Bagikan: url telah tercopy Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemimpin yang menghasut aksi bakar-bakar adalah pengkhianat. (Sekretariat Presiden) Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemimpin yang menghasut masyarakat untuk melakukan aksi bakar-bakar merupakan pengkhianat bangsa.

Menurutnya, pasti ada pihak yang kalah dan menang dalam setiap kontestasi politik.

"Tiap sekian tahun kita bertanding dengan baik. Enggak ada masalah. Siapa yang menang, monggo. Jangan kalau kalah mau bakar-bakar, itu bangsa apa itu?" kata Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79, Minggu (12/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di Republik ini, itu adalah pemimpin pengkhianat, saudara-saudara sekalian. Saya percaya, hukum karma akan kena kepada mereka semua itu," ujarnya.

Lihat Juga :Pidato Prabowo Sindir Parpol: Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingan

Prabowo mengaku empat kali kalah dalam kontestasi politik. Namun, ia mengatakan tidak pernah memerintahkan anak buahnya melakukan aksi bakar-bakar.

Ia mengaku justru datang ke pelantikan rivalnya dan menyampaikan selamat.

"Saya maju lima kali pemilihan. Empat kali kalah. Enggak pernah saya suruh anak buah saya bakar-bakar. Demo aja enggak. Saya datang pelantikan rival saya, saya datang, saya hormat, saya kasih selamat," katanya.

Lihat Juga :Prabowo: 30 Tahun Terakhir Indonesia Dikuasai Paham Ekonomi Neoliberal

Menurut Prabowo, persaingan politik merupakan hal yang wajar. Ia mengatakan semua pihak harus menghormati hasil kontestasi politik.

"Bersaing itu baik. Pertandingan itu baik, iya kan? Sepak bola ada pertandingan, kan ada dua. Satu harus menang. Kalau satu kalah, masa wasitnya mau digebukin? persaingan itu biasa," katanya.

(yoa/isn) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait