Nasional

Prabowo: Presiden Korsel Minta Saya ke Korea Utara untuk Buka Dialog

Presiden RI Prabowo Subianto mengaku dimintai tolong oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae-Myung menjadi penghubung dialog antara Seoul dengan Korea Utara.

31 Juli 2026, pukul 11:50 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Politik Prabowo: Presiden Korsel Minta Saya ke Korea Utara untuk Buka Dialog CNN Indonesia Jumat, 31 Jul 2026 18:50 WIB Bagikan: url telah tercopy Presiden RI Prabowo Subianto saat menemui Presiden Korsel Lee Jae Myung di Blue House, Seoul beberapa waktu lalu. Laily Rachev - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto mengaku dimintai tolong oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae-Myung menjadi penghubung dialog antara Seoul dengan Korea Utara.

Ia menyebut dalam kunjungannya ke Korsel beberapa waktu lalu, Presiden Lee meminta tolong kepadanya untuk melawat ke Korea Utara dan membukakan pintu dialog bagi mereka.

"Bahkan kunjungan saya terakhir di Korea, di Korea Selatan di Seoul, Presiden Korea Selatan, President Republic of Korea ya, minta kepada saya bisa enggak saya
berkunjung ke Korea Utara untuk membuka semacam dialog," kata Prabowo dalam pertemuan dengan Kadin di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merespons permintaan itu, Prabowo pun merasa terhormat sekaligus menyatakan kesiapannya menjadi penghubung antara Seoul dengan Pyongyang.

Prabowo mengatakan hal ini tidak terlepas dari prinsip politik luar negeri Indonesia yang menganut bebas dan aktif.

Lihat Juga :Bayi MBG Subianto Ganti Nama Jadi Muhammad Bintang Gemilang

Ia menyatakan prinsip itu merupakan salah satu peninggalan terbaik dari para pendiri bangsa, sehingga Indonesia bisa diterima oleh seluruh pihak di dunia.

Prabowo menyatakan Indonesia bisa berkawan baik dengan Amerika Serikat, di satu sisi juga menjalin hubungan yang baik dengan China dan Rusia.

"Indonesia dianggap tidak punya kepentingan mau mencampur dalam urusan dalam negeri negara mana pun. Itu yang kita pegang teguh," ujarnya.

Prabowo pun mengingatkan bahwa kini dunia penuh dengan ketidakpastian, sehingga prinsip bebas-aktif ini kian menemukan relevansinya.

Ia mengatakan kondisi geopolitik saat ini sangatlah rawan dengan peperangan yang terjadi di mana-mana.

Prabowo menyatakan meskipun peperangan terjadi di kawasan lain, tetapi bukan berarti hal itu tidak membawa dampak apa-apa terhadap Indonesia. Ia menyebut peperangan di satu bagian dari bumi memiliki pengaruh yang luas.

(mnf/gil)

[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait