Presiden RI Prabowo Subianto menyebut durasi perang antara Rusia dengan Ukraina bisa saja lebih lama dibanding Perang Dunia kedua atau PD II.
Perang Dunia II berlangsung sekitar enam tahun, ditandai dengan invasi Nazisme Jerman ke Polandia pada 1939, dan diakhiri dengan kekalahan blok poros atas sekutu pada Agustus 1945.
"Ini mungkin akan lebih lama dari Perang Dunia Kedua. Perang Dunia Kedua mulai September 1939. Habis itu '40, '41, '42, '43, habis itu pertengahan Mei 45. Perang Ukraina mulai tahun '22 ya. '22, '23, '24, '25, sudah masuk '26," kata Prabowo dalam pidatonya di pertemuan dengan Kadin, Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :Bayi MBG Subianto Ganti Nama Jadi Muhammad Bintang GemilangPrabowo pun mengingatkan bahwa kini dunia penuh dengan ketidakpastian.
Ia mengatakan kondisi geopolitik saat ini sangatlah rawan dengan peperangan yang terjadi di mana-mana.
Prabowo menyampaikan peperangan ini juga telah menelan jutaan korban.
Ia juga menyatakan meskipun peperangan terjadi di kawasan lain, tetapi bukan berarti hal itu tidak membawa dampak apa-apa terhadap Indonesia.
Lihat Juga :Istana Klaim Belum Ada Rencana Reshuffle di Awal AgustusPrabowo menyebut peperangan di satu bagian dari bumi memiliki pengaruh yang luas.
"Kepada harga pangan, harga BBM, dan sebagainya," ujarnya.
Perang di Ukraina belum usai, Prabowo menyebut peperangan di kawasan lain ikut pecah. Misalnya, antara Iran dengan Israel-Amerika Serikat.
Ia mengatakan hingga kini peperangan itu belum juga menemukan titik terang, dan telah membawa dampak yang cukup besar di berbagai aspek kehidupan.
Lihat Juga :Prabowo: Tidak Perlu Kerahkan Rakyat Sambut Saya, Santai Saja (mnf/dal)[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy