REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menegaskan barang-barang yang mendapat subsidi pemerintah tidak boleh diperdagangkan. Penyaluran barang subsidi nantinya dilakukan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Prabowo mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat posisi rakyat dalam rantai pasok. Menurut dia, subsidi berasal dari uang rakyat sehingga manfaatnya harus kembali kepada rakyat.
Baca Juga- Prabowo Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2026 Capai 6 Persen
- Prabowo Puji Laba PT Timah Naik 804 Persen, Saham TINS Langsung Meroket
- Prabowo: Keuntungan BUMN 2025 Capai Rp 326 Triliun, Dividen Rp 142,3 Triliun
“Semua barang-barang subsidi akan disalurkan melalui Koperasi Merah Putih, sehingga barang-barang subsidi tidak boleh dan tidak bisa diperdagangkan,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Prabowo menegaskan barang yang memperoleh subsidi bukan komoditas untuk diperjualbelikan. “Subsidi adalah uang rakyat. Barang yang disubsidi, disubsidi oleh uang rakyat untuk rakyat, dan bukan dagangan,” tegasnya.
Menurut Prabowo, penyaluran melalui koperasi juga berkaitan dengan upaya pemerintah menguasai rantai pasok. Ia menilai mekanisme pasar tetap diperlukan dalam perekonomian, tetapi tidak boleh dimanfaatkan pihak bermodal besar untuk merugikan masyarakat.
“Kita tidak anti pasar. Tidak bisa kita anti pasar. Ekonomi adalah didasarkan atas bergeraknya pasar. Tapi pasar bisa dimanipulasi, pasar bisa dirusak, pasar bisa diatur oleh mereka yang menguasai modal besar,” tutur Prabowo.
Karena itu, pemerintah akan memperkuat koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat. Prabowo menyebut saat ini telah ada 10.000 Koperasi Merah Putih yang berdiri dan beroperasi, dengan 3.300 koperasi di antaranya telah beroperasi secara optimal.
Pemerintah menargetkan 30.000 Koperasi Merah Putih berdiri dan beroperasi dengan baik pada akhir 2026.
Prabowo mengatakan keberadaan koperasi tersebut diharapkan membuat negara memiliki kendali lebih kuat atas rantai pasok sehingga masyarakat tidak mudah dipermainkan oleh pihak yang menguasai perdagangan.
View this post on Instagram