REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kegiatan kepramukaan dinilai tetap menjadi salah satu sarana membangun karakter dan kepemimpinan generasi muda melalui kolaborasi lintas negara. Hal itu terlihat dalam ajang International Education Adventure 4.0 (Scout Camp 2026) yang mempertemukan pelajar dari Thailand, Malaysia, dan Indonesia di Sangkhom Islam Wittaya School, Sadao, Provinsi Songkhla, Thailand, pada 20–23 Juli 2026.
Indonesia diwakili sejumlah sekolah yang mendapat undangan mengikuti kegiatan tersebut. Salah satunya adalah kontingen Pramuka Sekolah IDN Jonggol, Kabupaten Bogor, yang mengikuti berbagai agenda pendidikan, kepemimpinan, kepramukaan, pertukaran budaya, hingga kunjungan ke sejumlah lokasi bersejarah di Provinsi Songkhla.
Pendamping Kwartir Pramuka IDN Boarding School, Muhammad Reza Pahlevi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan penyelenggaraan keempat yang digelar Sangkhom Islam Wittaya School. Menurut dia, IDN Boarding School menjadi salah satu sekolah yang konsisten berpartisipasi sejak kegiatan itu pertama kali dilaksanakan pada 2022.
"Alhamdulillah, kegiatan ini luar biasa. IDN Boarding School selalu ikut sejak pertama kali pada tahun 2022, kemudian 2023, 2024, dan sekarang tahun 2026," kata Pahlevi, Jumat (24/7).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga didukung Kementerian Pendidikan Malaysia sehingga mendapat antusiasme tinggi dari sekolah-sekolah di negara tersebut. Tahun ini, hampir seluruh provinsi di Malaysia mengirimkan peserta.
"Sementara dari Indonesia hanya ada empat sekolah yang diundang, dan salah satunya adalah IDN Boarding School. Ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus kepercayaan bagi kami," ujarnya.
Selama empat hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan seperti scouting, outbound, pentas budaya, hingga wisata edukasi. Menurut Pahlevi, seluruh rangkaian kegiatan memberikan pengalaman berharga dalam membangun kerja sama, kepemimpinan, dan persahabatan lintas negara.
"Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, sangat bermakna, dan memberikan pengalaman luar biasa bagi seluruh peserta, khususnya siswa-siswi IDN Boarding School," katanya.
Kontingen IDN Boarding School tahun ini diperkuat 15 siswa yang didampingi tiga guru, yakni Dedi Gunawan, Muhammad Reza Pahlevi, dan Alda Aulia.
Pahlevi berharap pengalaman mengikuti perkemahan internasional tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kegiatan kepramukaan di Indonesia.
"Insya Allah kegiatan seperti ini bisa menjadi ide inspiratif yang dapat kita tiru dan dikembangkan di Indonesia sehingga mampu memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi para peserta," ujarnya.
International Education Adventure 4.0 dibuka oleh pejabat Pemerintah Thailand dan dihadiri perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) serta Kedutaan Besar Malaysia di Provinsi Songkhla. Keikutsertaan pelajar Indonesia dalam ajang tersebut diharapkan memperkuat jejaring internasional sekaligus meningkatkan kapasitas kepemimpinan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.
Ikuti Whatsapp Channel Republika