Nasional

Presenter TVRI Terseret Arus di Papua Barat, 2 Hari Belum Ditemukan

Presenter TVRI dilaporkan hanyut terseret arus setelah tergelincir saat menyeberangi aliran sungai menuju kawasan Air Terjun Memti di Kampung Sisrang.

19 Juli 2026, pukul 13:30 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Presenter TVRI Terseret Arus di Papua Barat, 2 Hari Belum Ditemukan CNN Indonesia Minggu, 19 Jul 2026 20:30 WIB Bagikan: url telah tercopy Presenter TVRI dilaporkan hanyut terseret arus setelah tergelincir saat menyeberangi aliran sungai menuju kawasan Air Terjun Memti di Kampung Sisrang. iStockphoto/Igor Vershinsky Jakarta, CNN Indonesia --

Presenter TVRI Papua Barat bernama Yanto Idorway dilaporkan hanyut terseret arus sungai di kawasan wisata Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Sabtu (18/7).

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Yanto hingga Minggu (19/7) petang belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor SAR Manokwari Yefri Sabaruddin mengatakan operasi SAR hari kedua belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, walaupun tim gabungan telah mengoptimalkan pencarian melalui udara dan darat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Operasi SAR hari kedua ditutup pukul 18.42 WIT. Operasi akan dilanjutkan kembali besok (20/7) pagi dengan memperluas area pencarian," ujar Yefri di Manokwari, Minggu.

Lihat Juga :Femas Diduga Kabur dari Rombongan Trip Korsel, Pihak Travel Buka Suara

Ia menjelaskan operasi pencarian korban kali ini sudah memasuki hari kedua, dimulai pukul 07.30 WIT setelah pertemuan bersama unsur SAR gabungan yang terdiri atas personel Kantor SAR Manokwari, Polres Pegunungan Arfak, dan Kodim 1812/Pegunungan Arfak.

Tim kemudian bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan satu unit rescue car dan sembilan unit kendaraan operasional milik potensi SAR. Setelah tiba di lokasi akhir yang dapat dijangkau kendaraan, tim melanjutkan dengan berjalan kaki sekitar tiga kilometer.

"Kendaraan tidak bisa sampai di lokasi kejadian, sehingga tim gabungan harus berjalan kaki," ujarnya.

Selama pelaksanaan operasi, kata Yefri, tim menghadapi sejumlah kendala berupa medan yang berat, akses menuju lokasi cukup jauh, kondisi jalan berkabut, serta suhu udara di kawasan pegunungan yang dingin.

Lihat Juga :Nadira Mahasiswi Telkom University Ditemukan Usai Hilang Seminggu

Tim gabungan menggunakan drone thermal untuk melakukan pemantauan dari udara sekaligus menyisir sepanjang aliran sungai guna mendeteksi jejak korban yang hanyut terseret arus pada Sabtu (18/7), sekitar pukul 14.00 WIT.

"Tim juga memasang sistem pengamanan (safety line) agar area sekitar lokasi kejadian dapat diperiksa secara maksimal," kata dia.

Korban dilaporkan hanyut terseret arus setelah tergelincir saat menyeberangi aliran sungai menuju kawasan Air Terjun Memti di Kampung Sisrang. Dua kerabat korban sempat berupaya melakukan pencarian secara mandiri, tapi tidak berhasil.

(antara/gil) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait