REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menjanjikan adanya skema kredit dengan bunga rendah disertai bantuan tanpa uang muka (DP) untuk mendukung pembelian motor listrik nasional (MoLiNas) yang diproduksi massal oleh pelaku usaha di dalam negeri. Dalam acara peluncuran MoLiNas di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026), Presiden Prabowo memerintahkan Danantara untuk mendukung program motor listrik nasional, yang salah satunya dilakukan dengan menyiapkan skema kredit ringan agar masyarakat tergerak membeli motor listrik nasional tersebut.
“Danantara, dukung dengan apa yang kau bisa dukung. Tadi, kita bicarakan—Menteri Keuangan tidak akan terlalu suka, tetapi ujungnya you akan juga suka. Kita akan turunkan bunga cicilan untuk rakyat. Kemudian, kita usahakan tidak pakai DP,” kata Presiden Prabowo.
Baca Juga- Presiden Targetkan Mobil Listrik Indonesia Produksi Massal pada 2028
- Dukung Transisi ke Motor Listrik, Prabowo: Kalau Masih Ada yang Pakai Motor Bensin, Rasain Sendiri
- Prabowo Luncurkan Motor Listrik Nasional, Bos Danantara: Himbara Siap Dukung
Presiden melanjutkan pengeluaran yang dapat dihemat dari pemakaian motor listrik mencapai minimal 50 persen, bahkan hingga 70 persen jika dibandingkan dengan motor berbahan bakar minyak. “Nanti mungkin, karena ini sudah kebutuhan dunia. Jadi, ada namanya carbon tax di kota-kota besar seperti di Beijing, gak bisa motor bensin masuk. Jadi ini warning aja yang masih nekat, gandrung dengan motor bensin,” ujar Presiden.
Oleh karena itu, tidak hanya skema pinjaman yang ringan, Presiden Prabowo juga berjanji menyiapkan mekanisme pembelian dengan sistem tukar tambah. “Jadi, nanti kita pikirkan bagaimana kita bisa tukar tambah, kau setor motor lama dapat motor baru, ya tambah dikitlah,” kata Prabowo.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : ANTARA