REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi, mendatangi Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8/2026). Kunjungan kerja selama empat hari hingga Kamis (27/8/2026), dilakukan atas perintah langsung Mendagri M Tito Karnavian untuk memulihkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang lumpuh akibat gempa berkekuatan M 7,7.
Setiba di Kabupaten Ngada, Teguh langsung menggelar pertemuan koordinasi dengan Bupati Raymundus Bena dan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil Muhammad Nuh Al Azhar, yang tiba lebih awal di lokasi bencana. Teguh menyampaikan, fokus utama kedatangan tim gabungan Kemendagri adalah memastikan hak-hak sipil warga terdampak gempa tidak terabaikan di tengah situasi darurat.
Baca Juga- Muhammadiyah Ajak Warga Sisihkan Infak Jumat untuk Korban Gempa NTT
- Dompet Dhuafa dan Musisi Gelar Sound of Humanity untuk NTT, Targetkan Himpun Rp 30 Miliar
- Berkat Pembekalan Kegawatdaruratan dari Kampus, 61 Mahasiswa KKN UMY Selamat dari Gempa NTT
"Gempa ini tidak hanya merusak tempat tinggal, tetapi juga memusnahkan dokumen-dokumen penting seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran milik warga. Kami membawa peralatan lengkap untuk perekaman dan pencetakan cepat agar warga bisa segera mengurus dokumennya kembali tanpa pungutan biaya," ujar Teguh dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika