REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat sinergi untuk menyukseskan program prioritas pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Fokus kerja sama diarahkan pada pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta percepatan penanggulangan tuberkulosis (TBC).
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga- Ini Jadwal Tujuh Wakil Indonesia di babak 16 Besar China Open 2026 Hari Ini
- PHK Masih Membayangi Jabar, Andhika Surya Gumilar Desak Penguatan Lapangan Kerja
- PWNU Jatim Usung Cucu KH Hasyim Asy'ari Jadi Ketum PBNU
Selain membahas pelaksanaan CKG dan penanganan TBC, kedua pihak juga menyoroti kesehatan pelajar dan santri, penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas, serta pentingnya penerapan Water, Sanitation and Hygiene (WASH) untuk meningkatkan kualitas lingkungan pesantren sekaligus mencegah penyebaran penyakit.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, progrma CKG dan penuntasan penyakit menular seperti TBC merupakan program prioritas pemerintah. Menurut dia, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan organisasi masyarakat yang memiliki jaringan luas hingga ke tingkat akar rumput."Penting sekali untuk bisa bekerja sama dengan NU sebagai ormas terbesar di Indonesia," ujar Budi dalam siaran persnya, Kamis (23/7/2026).
Penyakit TBC (ilustrasi). - (gsahs.nsw.gov.au)
Ikuti Whatsapp Channel Republika