REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga perwira TNI berhasil menyelesaikan pendidikan di US Army Command and General Staff College (CGSC) pada tahun akademik 2025-2026. Salah satu lulusan tersebut adalah Mayor Inf Dr. Zulfikar Rakita Dewa, S.E., S.Hub.Int., M.I.Pol., M.H., M.M., MOS, yang secara bersamaan meraih gelar Master of Operational Studies (MOS).
Torehan itu terbilang fenomenal karena merupakan gelar magister keempat yang diperolehnya. Capaian tersebut melengkapi perjalanan akademiknya yang mencakup berbagai disiplin ilmu, antara lain ekonomi, manajemen, hubungan internasional, ilmu politik, hukum, serta ilmu pemerintahan hingga tingkat doktoral.
Baca Juga- Prabowo Panggil Menhan, Kepala BIN, Hingga Panglima TNI Rapat di Istana
- Oditur Militer Tuntut 4 Personel Bais TNI Hukuman 2,5 Tahun Penjara
- Prosesi Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di TMP Kalibata
CGSC yang berlokasi di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat (AS) merupakan salah satu institusi pendidikan militer paling prestisius di dunia. Lembaga itu dikenal sebagai tempat pengembangan para pemimpin militer dan strategis dari berbagai negara.
Di Indonesia, sejumlah tokoh nasional yang pernah menempuh pendidikan di CGSC antara lain, Pahlawan Revelusi Jenderal (Purn) Ahmad Yani dan Presiden ke-6 Republik Indonesia Jenderal (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono. Bagi Mayor Zulfikar, pendidikan di CGSC menjadi kesempatan berharga dalam perjalanan kariernya.
"Langkah ini untuk memperdalam pemahaman mengenai perencanaan operasional, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan pada tingkat operasional dan strategis, sekaligus membangun jejaring profesional dengan perwira dari berbagai negara," katanya kepada Republika di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika