REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO - Jumlah relawan yang meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur bertambah satu orang dari sebelumnya tiga orang. Total petugas yang meninggal dunia karena terjebak saat memadamkan kebakaran menjadi empat orang.
Korban yang meninggal dunia yakni tiga petugas TNBTS bernama Sukaris, Wisnu Yuda Pratama, dan Hendra Rony, sedangkan satu korban yakni Sefriel Ardiansyah yang merupakan pekerja hotel di Artotel Bromo. Sedangkan korban yang mengalami luka bakar dan dirujuk ke RSUD dr Soetomo yakni Munawi dan Suraji.
Baca Juga- Pemerintah Libatkan 500 Perusahaan di Kalteng untuk Perangi Karhutla
- Indonesia Patuhi Protokol Pelaporan Karhutla ASEAN, Menlu: Data Operasional Dibagikan
- Yusril Koordinasi dengan Mensesneg Soal Gugatan Karhutla Kalbar
"Tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian saat memadamkan kebakaran dan satu korban meninggal saat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tongas," kata Bupati Probolinggo Muhammad Haris dalam konferensi pers yang digelar di RSUD Tongas, Kamis (15/10/2026) malam.
Menurut dia, ada dua korban lagi yang saat ini mengalami luka bakar serius, sehingga harus dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Mudah-mudahan kedua relawan tersebut dapat ditangani dengan baik dan kondisinya bisa membaik. Pengobatan sepenuhnya akan ditanggung Pemkab Probolinggo dan tentunya berkoordinasi dengan pihak TNBTS," tuturnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara