Nasional

Republika Gandeng Rumah Yatim dan BPKH Gelar Acara Leader to Leader

BANDUNG -- Seorang pemimpin saat ini dituntut untuk tak hanya fokus pada target dan hasil bisnis saja. Namun, seorang pemimpin pun harus bisa menghadirkan dampak sosial yang nyata dan...

6 November 2026, pukul 12:28 WIB · dibaca 0 kali

BANDUNG -- Seorang pemimpin saat ini dituntut untuk tak hanya fokus pada target dan hasil bisnis saja. Namun, seorang pemimpin pun harus bisa menghadirkan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan. Di sisi lain, dunia filantropi terus berkembang yang diwujudkan dengan berbagai program yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat agar bisa meningkatkan hidup mereka semakin lebih sejahtera.

Untuk membangun ruang dialog yang informatif dan inspiratif, Republika bersama Rumah Yatim dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), mempersembahkan acara Leader to Leader dengan tema "Beyond Business, Beyond Charity: Kepemimpinan yang Mengubah Kepedulian Menjadi Dampak".

Baca Juga

​Acara yang digelar di The Papandayan Hotel Bandung, Sabtu (7/10/2026) ini menghadirkan para tokoh inspiratif yang akan memberikan perspektif mendalam dari semua sudut pandang. Ketiga narasumber tersebut adalah Nugroho B Wismono sebagai Direktur Rumah Yatim, Dr. Hj. Atalia Praratya, S.IP., M.I.Kom yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI, dan Dr. H. Indra Gunawan, SE., SIP., MSc (Deputi Investasi BPKH).

"Kami berharap diskusi ini bisa memperluas dampak kebermanfaatan bagi sesama," ujar Kepala Perwakilan Republika Jabar, Sandy Ferdiana.

Menurut Sandy, diskusi ini mengundang banyak peserta yang berasal dari berbagai kalangan. Termasuk, para pengambil kebijakan. Di antaranya, perwakilan dari Pemprov Jabar, Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabar, para pemimpin filantropi, pemilik travel umrah, akademisi dari berbagai perguruan tinggi, perwakilan dari BUMN dan dari berbagai institusi lainnya.

"Diskusi ini, akan dihadiri dari semua kalangan baik pemerintahan maupun akademisi bahkan hingga BUMN. Harapannya, diskusi ini bisa semakin kaya akan informasi dan mengahasilkan bahasan yang solutif," katanya.

Selain diskusi, kata dia, forum ini pun akan mewujudkan aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Di akhir acara, pihaknya akan memberikan santunan beasiswa pendidikan perguruan tinggi pada masyarakat yang berhak menerimanya. "Jadi kami tak hanya berdiskusi, tapi langsung aksi nyata memberikan bantuan," tegas Sandy.

Lihat di situs asli

Berita terkait