Nasional

Saudi Tolak Tegas Tawaran Israel Gabung Serang Houthi

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampaknya sedang mengincar front perang baru seiring meredanya aksi pengeboman di Iran. Perdana Menteri Israel tersebut dilaporkan telah mendekati Arab Saudi—melalui...

14 Oktober 2026, pukul 07:18 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampaknya sedang mengincar front perang baru seiring meredanya aksi pengeboman di Iran.

Perdana Menteri Israel tersebut dilaporkan telah mendekati Arab Saudi—melalui mediasi AS—untuk meminta izin bergabung dalam kampanye kerajaan itu melawan kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Baca Juga

Namun pemimpin de facto Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, menolak usulan Israel mengenai keterlibatan militer di Yaman.

"MBS justru khawatir akan reaksi negatif dari publik kerajaan jika Israel terlibat," demikian dilaporkan surat kabar Israel Haaretz dengan mengutip sumber-sumber diplomatik.

Sumber kedua yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada media tersebut bahwa Tel Aviv berharap kerja sama militer antara kedua sekutu AS itu akan memperkuat hubungan regional dengan Saudi. Kerja sama ini akan membuka jalan bagi kesepakatan normalisasi di masa depan.

Hubungan Saudi-Israel

Arab Saudi selama ini tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, meskipun Presiden AS Donald Trump berulang kali mendorong kerajaan tersebut untuk menandatangani Kesepakatan Abraham (Abraham Accords) dalam beberapa bulan terakhir.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait