Nasional

Seluruh Wilayah Sumut Dibekap Asap Karhutla

Sejumlah wilayah Sumut diselimuti asap karhutla pada 14 Oktober 2026. Kualitas udara dalam kategori tidak sehat.

14 Oktober 2026, pukul 07:19 WIB · dibaca 1 kali

Nasional Peristiwa Seluruh Wilayah Sumut Dibekap Asap Karhutla CNN Indonesia Rabu, 14 Okt 2026 14:19 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Ilustrasi. Polusi udara akibat asap karhutla yang pekat di Sumatra beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/WAHDI SEPTIAWAN) Daftar Isi
Medan, CNN Indonesia --

Seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut) diselimuti asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Rabu (14/10) hari ini.

Berdasarkan pemantauan kualitas udara konsentrasi PM2.5 (partikel sangat kecil di udara) di Sumatera Utara berada pada kategori sedang - tidak sehat.

Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho mengatakan berdasarkan pantauan citra sebaran asap wilayah Sumatera pada 14 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB, terdeteksi asap di seluruh wilayah Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun begitu hasil pemantauan citra satelit pada sebaran titik panas (hotspot) di Sumatera Utara pada 13 Oktober 2026, tidak terdapat titik panas di wilayah Sumatera Utara," ucapnya.

Pilihan Redaksi

Hotspot adalah indikasi terjadinya karhutla. Menurutnya, hasil pengamatan dari Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Stasiun Meteorologi Silangit, menunjukkan pada 14 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB terjadi penurunan jarak pandang menjadi berkisar antara 1 - 4 Km.

"Berdasarkan pemantauan kualitas udara konsentrasi PM2.5 di Sumatera Utara berada pada kategori sedang - tidak sehat," urainya.

Oleh karena itu, Hendro mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak kabut atau asap untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara berkabut atau jarak pandang menurun.

"Apabila memerlukan kegiatan di luar ruangan sebaiknya menggunakan masker yang sesuai," katanya.

"Para kepala daerah juga diimbau untuk dapat berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri setempat untuk terus mengikuti informasi yang disampaikan oleh Balai Besar MKG Wilayah I Medan," sambung Hendro.

(fnr/kid) LIHAT SEMUA Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait