REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA -- Komandan Kodim 1710/Mimika Letnan Kolonel Infanteri Jozanda mengatakan penyanderaan/pembawaan paksa sembilan orang perempuan di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah yang dilakukan oleh kelompok bersenjata adalah tindakan yang tidak manusiawi.
Letnan Kolonel Infanteri Jozanda di Timika, mengatakan tindakan yang dilakukan kelompok itu adalah tindakan keji dan tak manusiawi.
Baca Juga- Kapolda Papua Tengah Ajak Kolaborasi Kelola Puncak Carstensz Jadi Destinasi Wisata
- Polisi Terjunkan Tim Bebaskan Sembilan Remaja Diculik Separatis Papua
- Polisi Sebut Sembilan Remaja Papua Diculik Separatis Papua, Begini Respons Jubir OPM
"Membawa anak-anak perempuan dengan paksa bahkan menembak orang tuanya saat orang tua itu menghalangi agar anaknya tidak dibawa paksa. Ini adalah perbuatan yang sangat tidak manusiawi," ujarnya, Kamis (21/8/2026).
Ia mengatakan, saat ini upaya pengejaran terhadap kelompok bersenjata tersebut sedang dilakukan oleh aparat TNI-Polri di lapangan. "Semoga prajurit TNI-Polri yang bertugas di sana diberikan kemudahan, keselamatan dalam melaksanakan tugas tugas ini," ujarnya.
Aparat TNI juga akan selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan pengiriman bantuan makanan kepada masyarakat di Distrik Jila yang saat mengalami kekurangan bahan makan.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara