REPUBLIKA.CO.ID BANDUNG -- Ribuan mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Barat sempat mengalami komunikasi yang tersendat dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Akibatnya, sejumlah permasalahan yang muncul di dapur berakhir tanpa solusi.
Ketua DPW Gabungan Pengusaha Makan Bergizi (Gapembi) Jawa Barat Heri Ukasah mengatakan permasalahan utama yang sempat menghambat program MBG berjalan di daerah karena komunikasi dengan BGN tersendat. Namun, saat ini di bawah kepemimpinan Sudaryono komunikasi sudah berjalan lancar dan cair.
Baca Juga- MBG Jalan Lagi, Harga Daging Ayam di Cirebon Langsung Melonjak
- MBG Beroperasi Lagi, Harga Ayam dan Telur di Kota Cimahi Naik
- Bupati Majalengka Usul Menu MBG Diseragamkan untuk Mudahkan Pengawasan dan Jaga Kualitas
"Aspirasi dari daerah pada dasarnya adalah tersendatnya komunikasi antara mitra dengan BGN. Mudah-mudahan saya optimis di kepemimpinan beliau (Sudaryono), yang baru dua hari ini sudah mulai menerima beberapa asosiasi," ucap dia saat rapat konsolidasi di Hotel Horison Kota Bandung, Ahad (26/7/2026).
Ia menyebut keran komunikasi dengan BGN sudah mulai intens dilakukan dan terbuka. Bahkan, sejumlah aspirasi dan harapan terkait pelaksanaan MBG telah disampaikan kepada BGN.
Heri melanjutkan pihaknya berkomitmen dan mendukung penuh kepemimpinan Kepala BGN Sudaryono. Diharapkan, kepemimpinannya dapat mengurai masalah dan melaksanakan program MBG.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika