REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memastikan Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi (551) akan menjalani proses serah terima dari Italia ke Indonesia saat tiba di Jakarta. Kapal induk produksi Fincantieri sepanjang 180 meter tersebut sudah meninggalkan Pelabuhan Taranto menuju Tanah Air, dengan dijadwalkan transit di Jeddah, Arab Saudi dan Colombo, Sri Lanka.
"Setibanya di Indonesia kapal eks Giuseppe Garibaldi akan berlabuh terlebih dahulu di Jakarta. Prosesi penerimaannya akan dilaksanakan melalui penandatanganan dokumen serah terima hibah," kata Kepala Biro Informasi Setjen Pertahanan Kemenhan Brigjen Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Baca Juga- Garibaldi Transit di Jeddah dan Colombo Sebelum Tiba di Indonesia
- Kapal Induk Garibaldi Lewat Terusan Suez ke Indonesia, Dikawal Fregat Italia
- Kapal Induk Garibaldi Tiba di Indonesia Pekan Ketiga September 2026
Dia belum bisa memastikan prosesi rangkaian di Jakarta. Hal itu karena proses serah terima menjadi kewenangan penuh TNI AL. Setelah proses serah terima selesai, kata Rico, barulah kapal tersebut menuju Lanal Teluk Ratai, Lampung.
Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul mengatakan, saat ini, proses penyelesaian pangkalan sebagai lokasi kapal induk bersandar di Lampung masih berlangsung. "Untuk kesiapan infrastruktur pangkalan di Lampung sementara progress finishing yang diharapkan saat kedatangan Garibaldi ke Indonesia sudah rampung," ujarnya.
Ketika dikonfirmasi ulang soal kelengkapan fasilitas dan progres pembangunan kapal. Kendati demikian, Tunggul tidak menjelaskan hal tersebut lebih lanjut. Dia hanya memastikan pangkalan tersebut akan selesai dibangun dan berfungsi secara penuh pada akhir September 2026.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika