REPUBLIKA.CO.ID, MEULABOH -- Gempa magnitudo 6,4 terjadi di pada Sabtu (15/8) sore sekira pukul 17.57 WIB di kedalaman 163 kilometer arah 10 kilometer tenggara Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Gempa turut dirasakan oleh sejumlah masyarakat di Provinsi Aceh.
"Sempat panik juga saat gempa tadi, saya dan anak-anak keluar dari rumah karena takut ayunan gempa," kata Sovi, warga Desa Suak Ribee, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu sore kepada Antara.
Baca Juga- Antusiasme Warga Melihat Pesawat Tempur TNI AU dari Dekat
- YKKMP: Puluhan Orang Berseragam Serang Kampung Ainot, Tiga Orang Jadi Korban
- Badan Geologi Temukan Indikasi Likuifaksi Usai Gempa NTT
Gempa di Sumut terjadi setelah guncangan hebat di Nusa Tenggara Timmur pada Sabtu pagi. Gempat di NTT menyebabkan setidaknya 38 orang meninggal.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa terjadi 31 kali gempa susulan pada Sabtu, pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
"Dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memberikan informasi bahwa sampai pukul 15.00 hari ini sudah terjadi 31 kali gempa susulan," kata Suharyanto dalam konferensi pers daring di Jakarta, Sabtu.
Dari 31 kali gempa susulan itu, ada empat yang tercatat memiliki magnitudo cukup besar. "Yang pertama, gempa susulan yang cukup besar magnitudonya 6,2, pada pukul 05.13, hampir sama dengan gempa yang pertama, di kedalaman 10 km dan tetap berada di laut," kata dia.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara