REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Di antara nikmat besar yang Allah SWT anugerahkan kepada negeri Yaman dan penduduknya adalah tersebarnya agama Islam di wilayah tersebut sejak masa awal dakwah.
Rasulullah SAW mengutus sejumlah sahabat terbaiknya ke Yaman untuk mengajarkan Alquran, menyampaikan Sunnah, menjelaskan syariat Islam, serta menanamkan hakikat keimanan kepada masyarakat.
Baca Juga- BTS Bikin Heboh Lewat Iklan Misterius di Koran, Isyaratkan Perilisan 'Normal'
- Warga Israel yang Pernah Disandera di Gaza Picu Kehebohan: Saya Tenang Saat Dengar Alquran
- Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?
Di antara sahabat yang diutus adalah Mu’adz bin Jabal RA, Ali bin Abi Thalib RA, dan Abu Musa Al-Asy’ari RA.
Mereka bersama sahabat-sahabat lainnya memikul tugas mulia untuk menyampaikan agama Allah, yaitu agama tauhid yang menjadi risalah seluruh nabi dan rasul, sejak Nabi Nuh ‘alaihis salam hingga Nabi Muhammad SAW
Mereka menyeru manusia untuk mentauhidkan Allah dan memperingatkan dari kesyirikan serta kekafiran. Allah Ta’ala berfirman:
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِى كُلِّ أُمَّةٍۢ رَّسُولًا أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱجْتَنِبُوا۟ ٱلطَّـٰغُوتَ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ هَدَى ٱللَّهُ وَمِنْهُم مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ ٱلضَّلَـٰلَةُ ۚ فَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَٱنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلْمُكَذِّبِينَ ٣٦
Dan sungguh, Kami telah mengutus seorang rasul untuk setiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah, dan jauhilah tagut." Kemudian di antara mereka ada yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula yang tetap dalam kesesatan. Maka berjalanlah kamu di bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan (rasul-rasul)." (QS An-Nahl: 36)
Penduduk Yaman memiliki banyak keutamaan yang disebutkan dalam Alquran dan hadis Nabi SAW.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika