Nasional

Strategi Bisnis Bergeser, ESG Kini Jadi Faktor Penentu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Keberlanjutan kini menjadi strategi bisnis yang memengaruhi arah pengembangan perusahaan di berbagai sektor. Pelaku usaha perlu mengintegrasikan prinsip environmental, social, and governance (ESG) dan inovasi agar...

26 Juni 2026, pukul 08:23 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Keberlanjutan kini menjadi strategi bisnis yang memengaruhi arah pengembangan perusahaan di berbagai sektor. Pelaku usaha perlu mengintegrasikan prinsip environmental, social, and governance (ESG) dan inovasi agar pertumbuhan usaha dapat berjalan seiring dengan penciptaan dampak jangka panjang.

Topik tersebut menjadi pembahasan dalam Sustainable Business Sharing Session bertajuk Empowering Future Leaders through Entrepreneurial Sustainability yang diselenggarakan Olahkarsa bersama Universitas Ciputra Jakarta.

Baca Juga

Forum tersebut mempertemukan pelaku industri dan akademisi untuk membahas keterkaitan antara kewirausahaan, keberlanjutan, serta penerapan prinsip ESG dalam pengembangan bisnis.

Narasumber yang hadir meliputi Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian Eka Pebriansyah, Associate Professor Universitas Ciputra sekaligus Deputy Head Export Kadin Jawa Timur Eric Harianto, Head of Sustainability, Security & Safety Arya Noble Group Oemar Saputra, serta CEO dan Co-Founder Olahkarsa Unggul Yoga Ananta.

Dalam pemaparannya, Eric Harianto menjelaskan kewirausahaan tidak hanya berkaitan dengan pembentukan usaha baru, tetapi juga kemampuan membaca peluang, mendorong inovasi, dan menciptakan nilai. Menurutnya, pendekatan tersebut dapat mendukung transformasi bisnis ketika diintegrasikan dengan prinsip keberlanjutan.

CEO dan Co-Founder Olahkarsa, Unggul Yoga Ananta, mengatakan, perusahaan perlu menghubungkan target pertumbuhan dengan penciptaan dampak jangka panjang.

“Masa depan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menciptakan pertumbuhan, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan dampak yang berkelanjutan. Sehingga, entrepreneurship dan sustainability perlu diintegrasikan sebagai bagian dari strategi bisnis yang saling memperkuat,” ujarnya.

Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian Eka Pebriansyah menjelaskan, aspek keberlanjutan kini menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan strategi perusahaan. Organisasi yang mampu menggabungkan inovasi, tata kelola, dan keberlanjutan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menciptakan nilai jangka panjang.

Sementara itu, Head of Sustainability, Security & Safety Arya Noble Group Oemar Saputra memaparkan pengalaman sektor beauty dan wellness dalam mengembangkan inovasi yang juga mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Olahkarsa dan Universitas Ciputra mendorong peningkatan pemahaman mengenai keterkaitan kewirausahaan dan keberlanjutan sebagai bekal bagi calon pemimpin bisnis dalam menghadapi perubahan kebutuhan industri.

Lihat di situs asli

Berita terkait