REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Lembaga survei Poltracking Indonesia mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turun 16,7 persen dalam setahun. Tingkat kepercayaan 81,5 persen pada Oktober 2025, kini menjadi 64,8 persen pada Oktober 2026.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam pemaparan hasil survei nasional di Jakarta, Senin (19/10/2026), menjelaskan angka kepercayaan pada Oktober 2026 tersebut merupakan gabungan dari 54 persen responden yang cukup percaya dan 10,8 persen yang sangat percaya.
Baca Juga- Dua Tahun Prabowo-Gibran: Strategi Mengurangi Ketergantungan Impor Energi
- Daerah Kompak Cegah Mobilisasi Pelajar ke Jakarta Ikut Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran
- Survei Poltracking: Tingkat Kepuasan tehadap Prabowo-Gibran 55,3 Persen
Berdasarkan data tren survei Poltracking, tingkat kepercayaan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat sebesar 81,5 persen pada Oktober 2025, kemudian menjadi 75,1 persen pada Maret 2026 dan 74,2 persen pada Mei 2026. Angka tersebut kembali turun menjadi 65 persen pada Juli dan 63,2 persen pada Agustus 2026, sebelum meningkat menjadi 64,8 persen pada Oktober 2026.
Dengan demikian, tingkat kepercayaan pada Oktober 2026 naik 1,6 poin persentase dibandingkan Agustus, tetapi masih lebih rendah 0,2 poin persentase dibandingkan Juli 2026. Artinya, dalam setahun terakhir, tren penurunan tingkat kepercayaan terus terjadi.
Sementara itu, persentase responden yang menyatakan tidak percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran meningkat dari 15,6 persen pada Oktober 2025 menjadi 32,1 persen pada Oktober 2026.
Pada survei terbaru, angka ketidakpercayaan tersebut terdiri atas 28,2 persen responden yang kurang percaya dan 3,9 persen yang sangat tidak percaya. Adapun 3,1 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.
Selain mengukur tingkat kepercayaan secara umum, Poltracking menelusuri persepsi responden terhadap kebijakan dan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sebanyak 61,3 persen responden percaya kebijakan pemerintah ditujukan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat kecil, terdiri atas 50,7 persen yang cukup percaya dan 10,6 persen yang sangat percaya.
Kemudian, sebanyak 62,1 persen responden menilai pemerintah serius bekerja menyelesaikan persoalan masyarakat, terdiri atas 49,7 persen yang menilai cukup serius dan 12,4 persen sangat serius.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara