Nasional

Survei Tempatkan Golkar di Posisi Tiga Besar, AMPG Dorong Kader Perkuat Kerja Sosial

JAKARTA — Partai Golkar menempati posisi tiga besar dalam sejumlah survei elektabilitas partai politik menjelang Pemilu 2029. Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) dan Voxpol Center menunjukkan tingkat keterpilihan...

26 Oktober 2026, pukul 14:51 WIB · dibaca 0 kali

JAKARTA — Partai Golkar menempati posisi tiga besar dalam sejumlah survei elektabilitas partai politik menjelang Pemilu 2029. Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) dan Voxpol Center menunjukkan tingkat keterpilihan Golkar berada di atas 10 persen.

Dalam survei IPO yang dirilis pada Sabtu (24/10/2026), elektabilitas Golkar tercatat sebesar 10,7 persen. Angka tersebut menempatkan Golkar di posisi ketiga setelah Partai Gerindra dengan 23,1 persen dan PDI Perjuangan sebesar 11,6 persen.

Survei yang dilakukan pada 12–21 Oktober 2026 itu melibatkan 1.200 responden dengan margin of error sekitar 2,9 persen.

Sementara itu, survei Voxpol Center yang dirilis pada Kamis (22/10/2026) mencatat elektabilitas Golkar sebesar 11,7 persen. Golkar kembali berada di posisi ketiga setelah Gerindra dengan 21,1 persen dan PDI Perjuangan sebesar 16,1 persen.

Menanggapi hasil tersebut, Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Said Aldi Al Idrus menilai aktivitas kader di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga dukungan terhadap partai. Menurut dia, kader Golkar perlu terus bekerja tanpa menunggu momentum pemilihan umum.

“Kalau kita melihat kondisi sekarang, kader-kader Partai Golkar memang semakin agresif bergerak, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPP. Seluruh organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, termasuk organisasi sayap, semuanya bergerak untuk kepentingan rakyat,” kata Said saat dihubungi, Ahad (25/10/2026).

Said mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mendorong kader, organisasi sayap, dan anggota legislatif untuk aktif menjalankan kegiatan sosial serta membantu masyarakat. Ia menilai arahan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat.

“Ini sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bapak Bahlil Lahadalia, bahwa kader-kader Golkar harus terus bergerak dan jangan menunggu pemilu. Jadi, memang tugas kita adalah membantu masyarakat di mana pun kita berada,” ujarnya.

Said mencontohkan kegiatan AMPG dalam membantu masyarakat terdampak bencana, termasuk di Aceh Tamiang, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia mengatakan tim AMPG masih berada di Aceh Tamiang untuk membantu warga, termasuk memperbaiki rumah ibadah yang terdampak.

Selain kegiatan sosial, AMPG menjalankan program Akademi AMPG untuk mendukung pengembangan kader muda. Organisasi tersebut juga menggelar kegiatan olahraga, seperti turnamen futsal dan basket, guna memperluas partisipasi generasi muda.

“Di AMPG sekarang juga ada Akademi AMPG. Di sana para senior Partai Golkar memberikan ilmu kepada kader-kader muda. Semua anak muda Partai Golkar berpartisipasi untuk membantu masyarakat, bukan semata-mata untuk menaikkan elektabilitas,” kata Said.

Meski elektabilitas Golkar berada di posisi tiga besar dalam dua survei tersebut, Said mengingatkan kader agar tidak berpuas diri. Menurut dia, hasil survei harus menjadi dorongan untuk memperkuat konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029.

Ia mengatakan Golkar menargetkan penambahan kursi DPR RI dari 102 kursi yang dimiliki saat ini. Untuk mencapai target tersebut, AMPG akan melanjutkan kegiatan sosial dan memperkuat aktivitas kader di tengah masyarakat.

“Di bawah kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia, kita ingin meningkatkan jumlah kursi di DPR. Jadi, hasil survei ini menjadi motivasi kita semua dan insyaallah kita akan terus bergerak,” ujar Said.

Lihat di situs asli

Berita terkait