Nasional

Tabungan Saja Tak Cukup, Ini yang Perlu Disiapkan Keluarga Hadapi Inflasi

  JAKARTA -- Kenaikan biaya hidup membuat keluarga perlu lebih cermat mengatur keuangan. Selain menjaga kecukupan dana untuk kebutuhan sehari-hari, keluarga juga perlu mengantisipasi risiko yang dapat mengganggu kondisi finansial,...

1 November 2026, pukul 23:00 WIB · dibaca 0 kali

 

JAKARTA -- Kenaikan biaya hidup membuat keluarga perlu lebih cermat mengatur keuangan. Selain menjaga kecukupan dana untuk kebutuhan sehari-hari, keluarga juga perlu mengantisipasi risiko yang dapat mengganggu kondisi finansial, seperti meninggalnya pencari nafkah atau hilangnya sumber pendapatan.

Pengelolaan keuangan juga perlu mempertimbangkan dampak inflasi terhadap nilai uang dalam jangka panjang. Karena itu, perencanaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan kebiasaan menabung, tetapi juga mencakup perlindungan jiwa dan pengembangan dana sesuai kebutuhan serta kemampuan masing-masing keluarga.

Baca Juga

Country Manager dan Direktur Utama Allianz Life Indonesia Alexander Grenz mengatakan, perubahan kondisi ekonomi mendorong masyarakat untuk melihat perencanaan keuangan secara lebih menyeluruh.

“Perlindungan saja tidak lagi cukup, sementara investasi tanpa perlindungan dapat membuat keluarga lebih rentan terhadap ketidakpastian finansial,” ujar Alexander, dikutip Ahad (1/11/2026).

Salah satu instrumen yang menggabungkan perlindungan jiwa dan investasi adalah asuransi berbasis investasi atau unit link. PT Asuransi Allianz Life Indonesia menawarkan produk SmartLink Guard Investa dengan manfaat perlindungan jiwa dan pilihan pengelolaan dana investasi dalam satu polis.

Produk tersebut memiliki skema peningkatan uang pertanggungan secara bertahap yang berpotensi mencapai 500 persen dari nilai awal, sesuai ketentuan polis. Nasabah juga dapat memilih instrumen investasi, mulai dari pendapatan tetap, saham global, emas, hingga portofolio multi-aset.

Meski menggabungkan perlindungan dan investasi, produk unit link memiliki risiko yang perlu dipahami calon nasabah. Nilai investasi dapat naik maupun turun mengikuti kondisi pasar, sehingga hasil pengembangan dana tidak dapat dipastikan.

Sebelum memilih produk, masyarakat perlu mencermati manfaat perlindungan, biaya, ketentuan polis, serta risiko investasi yang menyertainya. Pilihan instrumen juga perlu disesuaikan dengan profil risiko, kemampuan keuangan, dan tujuan jangka panjang keluarga.

Lihat di situs asli

Berita terkait