REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Israel melancarkan serangan udara terhadap sebuah pangkalan udara di Suriah barat laut pada Selasa dini hari. Israel khawatir menyebut serangan itu untuk mencegah pengerahan pasukan Turki di lokasi itu.
Sudah menjadi rahasia umum, Turki yang memiliki hubungan erat dengan pemerintah Suriah kerap bersitegang dengan Israel. Kedua pihak saling bersaing dan berupaya membatasi pengaruh satu sama lain di negara tetangga, Suriah.
Baca Juga- Menlu Araghchi: AS Kini Memohon Iran untuk Bernegosiasi
- Analis Ingatkan Pakta Makkah Jangan Dijadikan Blok Sunni Lawan Iran
- Rusia Dilaporkan Mulai Pasok Bahan Peledak, Amunisi Hingga Komponen Drone ke Iran
Menurut laporan televisi pemerintah, setidaknya delapan serangan menghantam landasan pacu pangkalan udara Abu Duhur di provinsi Idlib, Suriah barat laut.
"Serangan menyebabkan kerusakan namun tidak menimbulkan korban jiwa," tulis laporan itu.
Menteri Luar Negeri Suriah, Asaad al-Shibani, mengatakan kepada para wartawan di Damaskus bahwa Suriah mengecam 'agresi Israel' tersebut. Serangan itu, kata ia, merupakan provokasi yang tidak dapat dibenarkan. Serangan itu disebut juga sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah, serta ancaman langsung terhadap stabilitas kawasan dan global.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika