REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Suara tawa dan sorak-sorai menggantikan bunyi notifikasi gawai di halaman Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Semarang, Jumat (17/6/2026). Pada masa pengenalan lingkungan sekolah, ratusan murid baru diajak bermain tarik tambang dan berbagai permainan tradisional sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Melalui kegiatan ini, sekolah tidak hanya mengenalkan warisan budaya lokal, tetapi juga mendorong anak-anak mengurangi ketergantungan pada gawai, sekaligus melatih kemampuan motorik, sportivitas, kerja sama, dan interaksi sosial sejak hari-hari pertama bersekolah.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara Foto