REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT - Tiga jembatan baru yang berfungsi untuk mendukung mobilitas warga di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat dibangun. Jembatan Presisi itu dibangun sebagai kado dari Polres Cimahi menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Bersama puluhan siswa, Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi berkesempatan menjajal langsung jembatan yang berada di Kampung Awi, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (23/8/2026).
Canda tawa riang terdengar nyaring kala puluhan siswa bersama polisi berjalan melintasi jembatan yang menunjang mobilitas sekolah mereka. Para siswa di wilayah itu tak lagi memutar kala menempuh perjalanan ke sekolah di SDN Warung Awi dengan berjalan kaki. Jembatan yang baru dibangun dengan konstuksi bambu dan pipa galvanis dan ditutupi seng itu menggantikan konstruksi jembatan yang sebelumnya rusak dimakam usia.
"Senang sudah ada jembatan baru lagi. Jadi jalannya enggak terlalu jauh kalau mau ke sekolah dan ke lapang sepakbola," kata Adita (9 tahun), salah seorang siswa.
Para siswa dan Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi menjajal jembatan baru di Kampung Awi, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. - (istimewa)
Jembatan Presisi dibuat oleh Polres Cimahi sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. Di wilayah Polres Cimahi, ada tiga jembatan yang dibangun sebagai penunjang mobilitas masyarakat setempat sebagai kado menjelang HUT Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus mendatang.
"Tadi peresmiannya serentak dipimpin Pak Presiden dan dihadiri Kapolri serta Panglima TNI. Di Polres Cimahi, ada 3 jembatan yang diresmikan. Itu di Padalarang, Gununghalu, dan Sindangkerta," kata Kapolres Cimahi, AKBP Moh Faruk Rozi.
Jembatan tersebut sudah lama diimpikan warga sebab konstruksi jembatan yang sebelumnya rusak dimakan usia. Kendati konstruksinya dari bambu, namun hal terpenting yakni soal kebermanfaatannya.
"Mudah-mudahan ini bukan hanya sebagai penunjang aksesibilitas dan transportasi warga, namun meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pengangkutan hasil bumi dan barang lainnya. Kemudian ini bisa untuk menyambungkan anak sekolah juga, menyingkat waktu dari perkampungan yang terpisah sungai," kata Faruk.
Tak hanya itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. Kita salurkan 32 paket sembako, mudah-mudahan bisa berlanjut terus kedepannya," kata Faruk.
Ikuti Whatsapp Channel Republika