REPUBLIKA.CO.ID, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha mengisahkan sebuah riwayat yang menggambarkan luasnya kasih sayang Allah SWT kepada seluruh makhluk-Nya. Dalam kisah tersebut, Nabi Ibrahim Alaihissalam pernah mendapat teguran dari Allah SWT setelah enggan memberi bantuan atau makan seorang majusi yang datang meminta pertolongan.
Dalam potongan video di media sosial, Gus Baha mengisahkan, banyak riwayat dari para sufi yang mengisahkan Nabi Ibrahim diminta tolong orang non Islam yang beragama majusi.
Baca Juga- Menguji Pakta 'Model Mekkah' untuk Keamanan Regional
- Krisis Air Tanah, Ancaman Bergerak
- BPK Dorong Terapkan Kemenkum ESG dan Government 5.0
Dikisahkan Gus Baha, Nabi Ibrahim pernah bertemu orang majusi. Orang majusi tersebut berkata kepada Nabi Ibrahmi, "Engkau sering memberi makan kepada orang-orang, bisakah engkau memberi makan saya sehari saja?"
Nabi Ibrahim berkata kepada orang majuisi itu, "Bisa saya beri makan tapi kamu harus memeluk Islam." Menurut Gus Baha, Nabi Ibrahim ketika itu berpandangan bahwa kalau dia menolong orang Majusi artinya sama saja dengan menolong orang kafir.
Kemudian, orang Majusi itu meninggalkan Nabi Ibrahim yang tidak mau memberinya pertolongan berupa memberi makanan.
Kisah Nabi Ibrahim AS (ilustrasi). Dalam sebuah literatur - (www.freepik.com)
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika