Nasional

Teken Kerja Sama, RI Perkuat MLA dengan Rusia

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan Presiden Prabowo Subianto menyetujui permohonan Rusia agar RI ekstradisi satu warga negaranya.

24 Juni 2026, pukul 09:17 WIB · dibaca 2 kali

Nasional Hukum Kriminal Teken Kerja Sama, RI Perkuat MLA dengan Rusia TIM | CNN Indonesia Rabu, 24 Jun 2026 16:17 WIB Bagikan: url telah tercopy Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan Presiden Prabowo Subianto menyetujui permohonan Rusia agar RI ekstradisi satu warga negaranya. (Foto: Dok. Istimewa) Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan RI memperkuat Mutual Legal Assistance (MLA) dengan Rusia.

Di sisi lain, dia menuturkan, Presiden Prabowo Subianto juga telah menyetujui permohonan Rusia agar RI ekstradisi satu warga negaranya yang berada di Indonesia.

Dia menuturkan setelah 6 tahun penandatangan Mutual Legal Assistance (MLA), terdapat 7 permohonan MLA dari Rusia kepada Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rinciannya adalah 1 permintaan telah dipenuhi, 3 permintaan sedang proses kelengkapan dokumen di Rusia, serta 1 permintaan ditolak dan 2 permintaan ditarik oleh Pemerintah Rusia.

"Satu orang warga rusia beberapa saat lalu sudah ditandatangani Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk diekstradisi," kata Supratman dihadapan Jaksa Agung Rusia dalam rilisnya, Rabu (24/6).

Supratman sendiri tengah bersama Jaksa Agung Rusia Aleksandr V. Gutsan untuk menandatangani Kerja Sama Hukum di Gedung Kejaksaan Agung, Rusia di St. Petersburg.

Pertemuan ini merupakan rangkaian kunjungan bilateral menteri hukum RI di Rusia untuk menghadiri SPILF (St. Petersburg International Legal Forum) ke-14.

Kerjasama itu berisi pertukaran informasi dan akses data, riset dan pertukaran ahli. Hal itu merupakan implementasi teknis setelah 6 tahun lalu Indonesia dan Rusia menandatangani MLA.

(asa) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait