REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Polres Metro Jakarta Pusat (Kapolrestro Jakpus), Kombes Reynold EP Hutagalung mengimbau masyarakat tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi. Pesan itu disampaikan pascabentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakpus, Ahad (26/7/2026) siang WIB.
Reynold mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), dengan meninjau kawasan depan Masjid Jami Matraman bersama Camat Menteng Nurhelmi Savitri, Lurah Pegangsaan, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta tokoh agama. Dia berpesan agar warga tidak terpicu ajakan membuat situasi menjaid tidak aman.
Baca Juga- Polisi Tangkap Tiga Orang Terkait Bentrok, Polsektro Menteng Digeruduk Massa
- Bentrokan Besar di Jalan Tambak Menteng Dipicu Masalah Nasi Uduk
- Bentrokan Dua Kubu di Menteng, Satu Orang Dilaporkan Tewas
"Kami ingin memberikan imbauan kepada warga, khususnya warga Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, agar tidak terprovokasi dan tetap dapat melaksanakan aktivitas seperti biasanya," kata Reynold kepada awak media di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan, Polrestro Jakpus bersama Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya terus hadir di lokasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, setelah peristiwa bentrokan yang terjadi sehari sebelumnya. Reynold menyebut, pengamanan aparat kini difokuskan di sejumlah titik.
Termasuk di sekitar Masjid Jami Matraman dan Jalan Pegangsaan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Reynold mengatakan, personel gabungan telah berada di lokasi sejak sehari sebelumnya dan terus berbaur dengan warga untuk memberikan rasa aman sekaligus mengajak masyarakat menahan diri.
"Saat ini kami masih melakukan pengamanan pascaperistiwa kemarin. Ada satu kompi dari Polda Metro Jaya, selain personel Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek, serta satu kompi dari Kodam. Tujuannya berpatroli dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif," ucap Reynold.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara