Mabes TNI buka suara terkait peristiwa prajurit TNI yang diduga menganiaya seorang anggota Polri di Asrama Polisi di Palmerah, Jakarta Barat.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan TNI menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait peristiwa itu.
"Terkait pemberitaan tersebut, kami menghormati semua proses hukum," kata Nas saat dihubungi, Rabu (5/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan belum ada kesimpulan terkait peristiwa itu sebab aparat masih melakukan penyidikan.
"Saat ini perkara masih dalam tahap penyidikan oleh aparat yang berwenang, sehingga seluruh fakta hukum belum dapat disimpulkan," ujarnya.
Lihat Juga :Pria Dianiaya sampai Babak Belur dan Dipaksa Masturbasi di TangerangNas belum merespons ketika ditanya apakah ada prajurit TNI yang diperiksa Polisi Militer terkait dugaan itu.
Sebelumnya, sejumlah media melaporkan peristiwa penganiayaan terjadi pada Jumat (31/7). Korban dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan.
Peristiwa itu disebut juga telah dilaporkan ke Polsek Palmerah.
Lihat Juga :Prajurit TNI Tewas Saat Bantu Polisi Kejar Bandar Narkoba di Bireun (yoa/isn)[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy