Nasional

Tonny Soegiono yang Duitnya Digasak Terapis Ternyata Pengusaha Lansia

Tonny Soegiono disebut sebagai seorang pengusaha besar di Surabaya. Usianya sudah lanjut, lebih dari 60 tahun.

7 Juni 2026, pukul 07:40 WIB · dibaca 1 kali

Nasional Hukum Kriminal Sosok Tonny yang Duitnya Digasak Terapis Spa Surabaya Rp1,2 Miliar CNN Indonesia Minggu, 07 Jun 2026 14:40 WIB Bagikan: url telah tercopy Terapis spa, Nur Hasannah Prasetya terdakwa pencurian uang pelanggannya, Tonny Soegiono Rp 1,2 miliar Praditya Fauzi Rahman/detikJatim Jakarta, CNN Indonesia --

Sosok Tonny Soegiono, pelanggan terapis spa yang rekeningnya dibobol Nur Hasannah Prasetya hingga Rp 1,2 miliar terungkap.

Pengacara Nur, M. Zulfan Badru Naja, membeberkan Tonny merupakan pria lanjut usia (lansia). Tonny juga disebut sebagai seorang pengusaha besar namun, ia tak menjelaskan bergerak di bidang apa.

"(Tonny) Pengusaha, cuma kita enggak tahu persis usahanya apa, kantornya di mana juga kita enggak tahu, usia sudah 60 ke atas," ujar Zulfan seperti dikutip detikJatim, Minggu (7/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski telah lansia, Tonny diketahui kerap ke tempat spa. Dari situ, Tonny kemudian mengenal Nur dan selalu menggunakan jasanya hingga jadi pelanggan tetap.

"Kemudian karena si korban sering ke sana (tempat spa), akhirnya kenal ya," beber Zulfan.

Lihat Juga :Curi ATM Pelanggan Rp1,2 M, Terapis Spa Beli Emas-Booking Hotel Mewah

Dari situ lah, hubungan keduanya kian erat. Bahkan diduga memiliki hubungan istimewa hingga akhirnya muncul kasus pencurian uang hingga Rp 1,2 miliar.

Nur Hasannah, terapis Spa Superior di Surabaya, telah didakwa mencuri uang pelanggannya hingga Rp 1,2 miliar. Nur memanfaatkan momen Tonny menitipkan ponsel dan melakukan transfer lewat ATM secara diam-diam.

Persidangan kasus ini masih berproses di Surabaya.

Jaksa penuntut umum (JPU) Hasanudin Tandilolo mengungkap uang senilai Rp1,2 miliar yang dicuri Nur Hasannah Prasetya dari Tonny habis tidak bersisa usai digunakan untuk foya-foya.

Nur disebut memborong emas dan mem-booking kamar kelas deluxe dan eksekutif di hotel bintang di Surabaya selama 5 kali.

"Uang sebesar Rp 1,2 M telah habis terdakwa gunakan untuk menginap di Hotel Shangrila lima kali," kata Hasanudin dalam dakwaannya, Kamis (28/5).

Pencurian uang ini baru diketahui oleh Tonny pada 25 September 2024. Saat itu Tonny secara tak sengaja mencetak mutasi rekening ke sebuah bank swasta cabang Rungkut Industri.

Dari situ, Tonny baru menyadari fakta selama ini, tabungannya dikuras melalui transfer hingga 32 kali ke rekening atas nama Nur Hasannah Presetya.

Selengkapnya di sini.

(tim) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait