Nasional

Tragedi Kebakaran Maut di Bombana Sultra, Ibu dan 4 Anak Tewas

Kebakaran di Bombana, Sulawesi Tenggara, mengakibatkan tewasnya seorang ibu dan empat anak.

6 Agustus 2026, pukul 14:45 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Tragedi Kebakaran Maut di Bombana Sultra, Ibu dan 4 Anak Tewas CNN Indonesia Kamis, 06 Agu 2026 21:45 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi kebakaran. (iStockphoto/maki_shmaki) Makassar, CNN Indonesia --

Kobaran api menghanguskan sebuah rumah panggung di Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), hingga menyebabkan lima orang ditemukan meninggal dunia diduga akibat obat nyamuk bakar.

"Iya benar, sementara masih dilakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran," kata Kasat Reskrim Polres Bombana, Iptu Cevin Thimorut Beryan Djarum dalam keterangannya, Kamis (6/8).

Peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis (6/8) sekitar pukul 03.00 WITA, api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang mengenai salah satu benda yang mudah terbakar hingga api dengan cepat membesar, karena bangunan rumah milik Murdasing (61) yang didominasi kayu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemilik rumah tidak bisa berbuat banyak, karena api telah membesar, sehingga istri dan anaknya tidak bisa diselamatkan," ungkapnya.

Lihat Juga :Bupati Ketapang Kalbar Buka Suara soal Korban Tewas Saat Karhutla

Pihak kepolisian ke lokasi setelah mendapatkan informasi tersebut dan bersama warga berusaha memadamkan korban api. Kelima korban tersebut diduga terjebak saat kobaran api melahap hangus rumah panggung.

Korban yang meninggal dunia yakni, istri pemilik rumah, Hasna (38), Hasriani (12), Karina (9), Nur Aisya (6) dan Wardah (2).

"Dalam rumah tersebut ada delapan orang penghuni. Tercatat ada lima orang meninggal dunia dan tiga orang selamat," jelasnya.

Sementara ini, kata Cevin, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.

"Berdasarkan hasil olah TKP sementara, api diduga berasal dari obat nyamuk. Namun kita masih menyelidiki untuk memastikan penyebabnya," sambungnya.

(mir/kid)

[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait