REPUBLIKA.CO.ID, LUMAJANG -- Tim Universitas Jember (UNEJ) menerapkan Teknologi Tepat Guna (TTG) untuk meningkatkan efisiensi penyiapan pakan dan mendukung produktivitas peternak sapi perah di Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat bertajuk 'Transformasi Sistem Pakan Sapi Perah Berbasis Teknologi Tepat Guna bagi Peningkatan Produksi Susu Peternak Pegunungan Desa Kandang Tepus Lumajang.' Tim pelaksana terdiri atas Dani Hari Tunggal Prasetiyo sebagai ketua, serta Danang Yudistiro dan Bambang Sri Kaloko sebagai anggota.
Program berangkat dari permasalahan penyiapan pakan yang masih dilakukan secara konvensional. Pencacahan rumput secara manual menghasilkan ukuran hijauan yang kurang seragam, sedangkan pencampuran rumput, ampas tahu, dan konsentrat belum dilakukan secara homogen. Selain membutuhkan waktu dan tenaga yang relatif besar, kondisi tersebut menyebabkan proses penyiapan pakan belum optimal.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim UNEJ menerapkan mesin pencacah rumput dan mesin pengaduk pakan sapi perah. Mesin pencacah menghasilkan hijauan dengan ukuran lebih seragam sekitar 2–3 sentimeter, sedangkan mesin pengaduk digunakan untuk menghasilkan campuran pakan yang lebih homogen.
Tim Universitas Jember (UNEJ) menerapkan Teknologi Tepat Guna (TTG) untuk meningkatkan efisiensi penyiapan pakan dan mendukung produktivitas peternak sapi perah di Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. - (dokpri)
"Teknologi yang kami kembangkan berangkat dari kebutuhan nyata peternak. Program ini tidak hanya memberikan alat, tetapi juga memastikan peternak mampu mengoperasikan, merawat, dan memanfaatkannya secara mandiri dalam aktivitas sehari-hari," ujar ketua tim pelaksana, Dani Hari Tunggal Prasetiyo, dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Dalam pengembangan teknologi, Danang Yudistiro berperan pada perancangan, pembuatan, dan pengujian mesin pencacah serta pengaduk pakan. Sementara itu, Bambang Sri Kaloko mendukung sistem penggerak dan keandalan operasional teknologi.
Penerapan teknologi dilakukan secara partisipatif. Peternak terlibat mulai dari identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, hingga evaluasi. Pelatihan dilakukan melalui praktik langsung. Peternak dilatih mengoperasikan mesin pencacah, menggunakan mesin pengaduk, menerapkan proses penyiapan pakan yang lebih terstandar, serta melakukan perawatan dasar peralatan. Setelah pelatihan, teknologi digunakan dalam aktivitas penyiapan pakan sehari-hari dengan pendampingan tim UNEJ.
Penerapan TTG memberikan perubahan pada proses penyiapan pakan. Hijauan menjadi lebih seragam dan campuran pakan dapat diproses secara lebih homogen. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan teknologi mampu mengurangi waktu penyiapan pakan sekitar 30 persen dan mendukung peningkatan kuantitas produksi susu sekitar 10–15 persen.
Kegiatan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat bertajuk Transformasi Sistem Pakan Sapi Perah Berbasis Teknologi Tepat Guna bagi Peningkatan Produksi Susu Peternak Pegunungan Desa Kandang Tepus Lumajang. Tim pelaksana penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) dari Universitas Jember (UNEJ) ini terdiri atas Dani Hari Tunggal Prasetiyo sebagai ketua, serta Danang Yudistiro dan Bambang Sri Kaloko sebagai anggota. - (dokpri)
Selain meningkatkan efisiensi, program diarahkan untuk membangun kemandirian peternak. Mitra diharapkan mampu mengoperasikan, merawat, dan memanfaatkan teknologi secara berkelanjutan serta menerapkan sistem penyiapan pakan yang lebih terstandar.
Program ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi sederhana yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan peternak diharapkan dapat memperkuat produktivitas dan keberlanjutan usaha sapi perah di Desa Kandang Tepus.
Tim pelaksana pun menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia atas dukungan pendanaan, serta kepada Universitas Jember, LPPM Universitas Jember, Pemerintah Desa Kandang Tepus, dan kelompok peternak sapi perah Desa Kandang Tepus atas dukungan dan partisipasi dalam pelaksanaan program.
Ikuti Whatsapp Channel Republika