Nasional

Usai Jumpa Prabowo, BMKG Sebut RI Sudah Masuk ke Fenomena El Nino Kuat

BMKG mengumumkan Indonesia telah memasuki fenomena El Nino kuat. Fokus utama adalah ketersediaan air dan antisipasi kebakaran hutan.

28 Juli 2026, pukul 22:55 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Usai Jumpa Prabowo, BMKG Sebut RI Sudah Masuk ke Fenomena El Nino Kuat CNN Indonesia Rabu, 29 Jul 2026 05:55 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. Musim kemarau ancam daerah-daerah di Indonesia. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim) Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menyampaikan saat ini Indonesia telah masuk dalam kategori fenomena El Nino kuat.

"Untuk saat ini kondisinya sudah masuk ke El Niño kuat," kata Teuku di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (28/7).

Ia menyampaikan El Nino bisa terjadi akibat suhu di permukaan laut di Samudra Pasifik mengalami kenaikan hingga 0,5 derajat lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan jika kondisi itu sudah tercapai, maka Indonesia sudah masuk dalam kategori El Nino aktif.

Lihat Juga :Daftar 4 Kabupaten di Jawa Tengah yang Masih Dikepung Karhutla

Teuku juga menyampaikan bahwa fokus BMKG menghadapi El Nino ini secara garis besar menjadi dua hal. Yakni ketersediaan air melalui waduk-waduk dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Ia menyampaikan ada enam provinsi yang selama ini menjadi fokus utama, meliputi Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

"Pengisian waduk dengan modifikasi Cuaca dan lain sebagainya juga dengan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan melalui pembasaan dari lahan-lahan yang mudah terbakar ini melalui modifikasi cuaca. Tadi diperkuat banyak tentang modifikasi cuaca," ujarnya.

Lihat Juga :Prabowo Panggil Kepala BNPB hingga Menhut, Bahas Karhutla Kemarau

Sementara itu untuk pengisian waduk-waduk. Ia menyebut ada 240 waduk yang tersebar di Indonesia.

Ia mengatakan beberapa di antara waduk itu akan difungsikan menjadi PLTA, irigasi, hingga persediaan air bersih.

Pada Selasa (28/7), Presiden RI Prabowo Subianto mennggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri membahas antisipasi El Nino yang bersamaan dengan datangnya musim kemarau.

Selain Teuku, turut hadir juga Menhut Raja Juli Antoni, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Kabasarnas Marsda M Syafi'i, Kepala BNPB Letjen Suharyanto, Kepala BRIN Arif Satria, hingga Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono.

Lihat Juga :Super El Nino Mengintai, Siap-siap 'Terpanggang' dan Makin Kering

(mnf/dal) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait