Nasional

Venly Arauna Hampir ‘Nyerah’ Saat Adegan Eksorsisme di Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Venly Arauna dipercaya memerankan karakter Daniel dalam film horor Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Menurut dia, berperan sebagal Daniel sangkat menantang terutama ketika adegan eksorsisme, yaitu praktik pengusiran...

12 Agustus 2026, pukul 08:10 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Venly Arauna dipercaya memerankan karakter Daniel dalam film horor Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Menurut dia, berperan sebagal Daniel sangkat menantang terutama ketika adegan eksorsisme, yaitu praktik pengusiran roh jahat dari sudut pandang Gereja Katolik.

Venly mengaku, adegan eksorsisme menjadi bagian paling berat selama proses syuting. Tak hanya membutuhkan kesiapan secara akting, adegan itu juga menguras kondisi fisiknya karena ia harus menjalani berbagai tuntutan teknis di lokasi syuting.

Baca Juga

"Pas adegan eksorsisme itu paling berat sih, karena dari segi badan, fisik, merasa terkuras banget, dan aku disetting harus basah, berlendir. Berat banget," kata Venly saat diwawancara di kantor Republika, Selasa (11/8/2026).

Menurut Venly, pada dua hari pertama syuting ia masih mampu menjalaninya dengan baik. Namun memasuki hari ketiga, kondisi fisiknya mulai terkuras hingga sempat membuatnya ingin menyerah.

"Awal-awal syuting, hari pertama, kedua, masih oke. Tapi pas hari ketiga udah mau menyerah karena berat banget. Apalagi adegan eksorsisme itu berat banget," kata Venly.

Aktor Lukman Sardi saat media visit ke Republika di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempromosikan film Kuasa Gelap:Perjanjian Darah yang akan tayang di bioskop pada 8 Oktober. - (Republika/Prayogi)

 

Selain itu, Venly juga sempat merasakan momen yang cukup intens ketika hendak melakukan adegan eksorsisme. la bahkan sempat menangis selama sekitar 15 menit hingga akhirnya merasa lebih tenang.

"Ada satu momen saat aku masuk ke set, aku ngerasa kayak beda aja, mungkin ada manifestasi dari 'kuasa gelap' itu sendiri atau karena terbawa suasana aja. Terus ada di mana aku 15 menit nangis dulu, terus akhirnya berhenti karena enggak enak sama yang lain," kata dia.

Menurut Venly, menghidupkan karakter Daniel sangat kompleks karena harus menggambarkan tiga kondisi yang berbeda. Pertama, ia memainkan Daniel ketika masih menjadi manusia, lalu saat mulai kerasukan, hingga ketika dirinya telah sepenuhnya dikuasai oleh iblis yang kuat.

Aktor Venly Arauna Dondokambey saat media visit ke Republika di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempromosikan film Kuasa Gelap:Perjanjian Darah yang akan tayang di bioskop pada 8 Oktober. - (Republika/Prayogi)

 

"Intinya memerankan karakter daniel menantang banget. Karena aku memainkan tiga karakter jadinya, saat Daniel masih manusia, udah mulai terasuki, dan setelah sepenuhnya terasuki iblis," ujar Venly.

Dia menceritakan, karakter Daniel menjadi gambaran bagaimana perjanjian darah yang dilakukan leluhur dapat memberikan dampak hingga kepada keturunannya. Begitupun, Daniel yang harus terseret ke dalam ancaman kekuatan jahat dan menjadi sasaran teror iblis akibat praktik pesugihan yang dilakukan keluarganya.

"Jadi karakter Daniel ini tuh menerima dampak dari pesugihan leluhur di keluarnya. Mungkin kalau di Indonesia dikenal juga kayak tumbal ya, nah Daniel ini mirip seperti itu," kata dia.

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait