Nasional

Viral Video Siswa Dipukuli di Kebumen, Terduga Pelaku Diamankan

Video seorang siswa dipukuli viral di media sosial. Setelah diselidiki, terduga pelaku masih berstatus pelajar.

16 Agustus 2026, pukul 10:13 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Viral Video Siswa Dipukuli di Kebumen, Terduga Pelaku Diamankan CNN Indonesia Minggu, 16 Agu 2026 17:13 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. Sebuah video sempat viral di media sosial memperlihatkan seorang siswa dipukuli tanpa melakukan perlawanan. (Freepik.com) Jakarta, CNN Indonesia --

Video seorang siswa dipukuli viral di media sosial. Rupanya peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Polisi pun telah mengamankan terduga pelaku.

Dalam sebuah video berdurasi 34 detik tersebut, terlihat seorang siswa berseragam Pramuka dipukul dan ditendang oleh seorang anak laki-laki yang hanya mengenakan celana panjang.

Lihat Juga :Update Gempa NTT: 53 Orang Meninggal, 135 Luka

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski telah dihajar beberapa kali, siswa tersebut tampak tidak melakukan perlawanan.

Laporan peristiwa ini pun telah masuk ke kepolisian. Setelah diselidiki, siswa tersebut dipukuli di belakang sebuah SMK swasta di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen pada Jumat (7/8) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pilihan Redaksi

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Krisna Purnama mengatakan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku pada Sabtu (15/8).

"Terduga pelaku sudah kami bawa ke Polres, pemeriksaan masih berjalan. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk kepentingan pemeriksaan medis dan visum terhadap korban," kata dia seperti dilaporkan detikcom.

Terduga pelaku masih berstatus pelajar dan berusia di bawah umur.

Sementara itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kebumen telah memeriksa korban, pelapor, dan seorang saksi.

Kemudian pihak penyidik mengumpulkan barang bukti terkait peristiwa. Selanjutnya, polisi akan meminta keterangan saksi yang diduga mengetahui atau merekam saat kejadian.

Dari hasil pemeriksaan dan alat bukti, polisi akan melakukan gelar perkara. I Putu Krisna Purnama pun meminta masyarakat tidak menyebarluaskan rekaman dan identitas yang bisa memperburuk kondisi korban terlebih peristiwa ini melibatkan anak di bawah umur.

"Penanganan perkara tetap kami lakukan sesuai prosedur dan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku terhadap anak," imbuhnya.

(els) Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait