JAKARTA -- Indonesia kehilangan kesempatan mempertahankan emas sekaligus menambah koleksi medali dari cabang olahraga voli pantai pada SEA Games 2027. Sebab, Federasi SEA Games (SEAGF) secara resmi memutuskan tidak mempertandingkan voli pantai dalam SEA Games 2027.
Keputusan tersebut membuat Indonesia, yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama voli pantai di Asia Tenggara, kehilangan kesempatan untuk melanjutkan tradisi prestasinya pada ajang olahraga terbesar ASEAN tersebut.
Baca Juga- Menpora Erick Dapat Dukungan Kuat Saat Usulkan Transformasi SEA Games
- Pemerintah Beri Bonus Atlet ASEAN Para Games 2026
- Bonus Medali ASEAN Para Games Ditransfer Langsung, Menpora Jamin Transparansi dan Tepat Sasaran
Kepala Seksi Voli Pantai Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Slamet Mulyanto menyayangkan keputusan SEAGF tersebut. Menurut dia, voli pantai Indonesia masih memiliki prestasi dan potensi besar yang semestinya mendapatkan ruang untuk terus berkembang.
"Voli pantai Indonesia mempunyai prestasi yang patut diberi ruang untuk dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Slamet dalam keterangan resmi PBVSI, Selasa (3/11/2026).
Dampak keputusan itu terasa signifikan bagi Indonesia. Sebab, tim voli pantai putra Merah Putih memiliki catatan dominan di SEA Games. Sejak cabang tersebut mulai dipertandingkan pada SEA Games 2003, Indonesia selalu berhasil meraih medali emas di nomor putra. Sementara voli pantai putri didominasi Thailand.
Voli pantai sempat tidak dipertandingkan dalam tiga edisi SEA Games berturut-turut, yaitu pada 2013, 2015, dan 2017. Setelah digelar kembali pada SEA Games 2019, Indonesia melanjutkan dominasi emas di voli pantai putra hingga SEA Games 2025.
Dengan tidak dipertandingkannya voli pantai pada edisi 2027, catatan prestasi tersebut tidak bisa dilanjutkan. Selain berpotensi mengurang perolehan medali, Indonesia juga kehilangan peluang untuk menguji kemampuan atlet sekaligus mempertahankan supremasi di level regional.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara