Nasional

Warga Kampung Ekowisata Keranggan Dilatih Gunakan Mesin Produksi

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN — Sejumlah warga Kampung Ekowisata Keranggan, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengikuti pelatihan penggunaan mesin produksi untuk mendukung pengembangan usaha. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada...

17 Agustus 2026, pukul 07:30 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN — Sejumlah warga Kampung Ekowisata Keranggan, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengikuti pelatihan penggunaan mesin produksi untuk mendukung pengembangan usaha. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan Universitas Mercu Buana dan Universitas Budi Luhur.

Perwakilan tim pelaksana, Heru Suwoyo, mengatakan program yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikti Saintek tersebut ditujukan untuk mendukung alih teknologi dan peningkatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga

"Teknologi yang kami hadirkan harus benar-benar dapat digunakan oleh masyarakat. Karena itu, pendampingan akan terus dilakukan agar alat, keterampilan, dan pengetahuan yang diberikan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan," kata Heru melalui keterangannya, Ahad (16/8/2026).

Pelatihan difokuskan pada penggunaan mesin bordir, jahit, dan obras. Peralatan tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan produk seperti pakaian, tas, merchandise, dan suvenir khas Kampung Ekowisata Keranggan.

Warga juga mendapat pelatihan pengolahan pangan, antara lain sambal dan selai kacang. Proses produksi menggunakan mesin pemilah kulit ari, mesin sangrai, mesin penggiling, mesin filling, dan mesin kaleng.

Pelatihan tersebut mencakup proses produksi, konsistensi mutu, pengemasan, hingga kesiapan produk untuk dipasarkan. Dengan keterampilan dan peralatan tersebut, warga memiliki pilihan untuk mengembangkan jenis maupun kapasitas produksi sesuai kebutuhan usaha.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Ekowisata Keranggan, Alwani, mengatakan peralatan yang diberikan dapat membantu warga mengembangkan kegiatan usaha.

“Alat-alat ini akan sangat mendukung produksi dan membuka ide-ide bisnis baru. Kami berharap produk yang dihasilkan dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kegiatan wisata di Keranggan,” kata Alwani.

Program tersebut juga mencakup pendampingan agar warga tidak hanya dapat mengoperasikan mesin, tetapi memahami penggunaannya untuk kegiatan produksi. Pendekatan tersebut diharapkan membantu meningkatkan keterampilan warga sekaligus memperkuat kapasitas usaha berbasis potensi lokal.

Melalui pemanfaatan teknologi tepat guna, warga Kampung Ekowisata Keranggan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan mengembangkan produk yang memiliki nilai tambah untuk mendukung kegiatan ekonomi dan wisata di kawasan tersebut.

Lihat di situs asli

Berita terkait