REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Ratusan lembar kitab dan manuskrip kuno yang selama puluhan tahun tersimpan di lingkungan pesantren mulai dialihkan ke bentuk digital. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelestarian naskah yang rentan rusak dimakan usia sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dan peneliti terhadap warisan intelektual Islam.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara Foto