Nasional

Water Bombing Belum Berdampak, Api di TPA Jatiwaringin Masih Berkobar

Proses pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin menggunakan water bombing oleh BNPB. Api masih berkobar, sementara TMC dipersiapkan untuk mempercepat pemadaman.

1 Juli 2026, pukul 12:28 WIB · dibaca 1 kali

Nasional Peristiwa Water Bombing Belum Berdampak, Api di TPA Jatiwaringin Masih Berkobar CNN Indonesia Rabu, 01 Jul 2026 19:28 WIB Bagikan: url telah tercopy Kobaran api masih terlihat di sejumlah titik di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (1/7). (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar) Tangerang, CNN Indonesia --

Proses pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, dengan teknik water bombing menggunakan helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah dilakukan pada Rabu (1/7) sore. Meski demikian, kobaran api masih terlihat di sejumlah titik.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, helikopter tiba sekitar pukul 16.55 WIB dan langsung melakukan penyiraman air ke titik-titik api yang berada di bagian utara TPA. Titik tersebut merupakan area yang sulit dijangkau oleh petugas pemadam kebakaran melalui jalur darat.

Helikopter mengambil pasokan air dari sebuah danau yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran sebelum kembali melakukan penyiraman. Proses water bombing berlangsung sekitar 20 menit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski telah dilakukan pemadaman dari udara, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Hingga Rabu malam, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang masih berjibaku melakukan pemadaman di sejumlah titik yang masih menyala.

Lihat Juga :2 Heli Water Bombing hingga Skema TMC Padamkan Api TPA Jatiwaringin

Kepulan asap tebal juga masih membumbung tinggi dari area TPA dan menyebar hingga ke permukiman warga di sekitarnya. Proses pemadaman dari udara pun menjadi perhatian warga yang memadati area sekitar lokasi untuk menyaksikan operasi helikopter.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan mengatakan, selain mengandalkan water bombing, BNPB juga tengah mempersiapkan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) guna membantu mempercepat proses pemadaman.

"BNPB juga menyiapkan dua unit nanti TMC. Sehingga saya perlu ada awan untuk menyirami garam," ujar Djohan di lokasi kebakaran.

Ia menjelaskan, saat ini BNPB masih berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau kondisi atmosfer sebelum operasi modifikasi cuaca dapat dilakukan.

"Kita menunggu dari BMKG apakah ada awan di atas, karena TMC itu kan modifikasi cuaca," jelasnya.

Lihat Juga :Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas Capai 15 Ha, 154 Warga Kena ISPA

Sebagai informasi, kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6) sekitar pukul 11.00 WIB. Hingga Rabu malam, api masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga proses penanganan terus dilakukan secara terpadu melalui jalur darat dan udara.

(dod/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait