Nasional

Wisata Alam di Bogor Dikembangkan dengan Konsep Konservasi dan Edukasi

  BOGOR -- Pengembangan wisata alam di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai mengintegrasikan kegiatan petualangan dengan edukasi lingkungan dan pelestarian alam. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata yang tidak...

28 Oktober 2026, pukul 15:19 WIB · dibaca 0 kali

 

BOGOR -- Pengembangan wisata alam di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai mengintegrasikan kegiatan petualangan dengan edukasi lingkungan dan pelestarian alam. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Konsep tersebut diterapkan melalui pengembangan EIGER Nature di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor. Destinasi ekowisata yang dikembangkan EIGER ini memadukan aktivitas petualangan, edukasi, konservasi, serta pengenalan budaya dan lingkungan setempat.

Baca Juga

EIGER Nature telah diresmikan dan dijadwalkan mulai membuka kunjungan bagi masyarakat secara bertahap pada 2 November 2026. Pengembangan destinasi tersebut mengusung tema “Menjaga dan Merawat Alam, Bergerak Bersama untuk Indonesia”.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, pengembangan destinasi wisata alam perlu memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan usaha, keselamatan pengunjung, dan kelestarian lingkungan. Kepatuhan terhadap peraturan juga menjadi aspek penting dalam memastikan kegiatan pariwisata berjalan secara bertanggung jawab.

“Saya berharap EIGER Nature dapat terus menghadirkan pengalaman wisata alam yang berkualitas, aman, dan bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan kegiatan petualangan, edukasi lingkungan, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat,” ujar Widiyanti.

Widiyanti mengapresiasi proses pengembangan EIGER Nature yang telah berlangsung selama kurang lebih lima tahun. Menurut Widiyanti, investasi pariwisata berkualitas tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan usaha, tetapi juga perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap perekonomian masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Pengembangan destinasi wisata alam juga diharapkan dapat menciptakan kesempatan kerja dan membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar. Dengan demikian, aktivitas pariwisata dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian daerah.

Pendiri sekaligus Chairman EIGER Group Ronny Lukito mengatakan, pengembangan EIGER Nature berangkat dari hubungan perusahaan dengan kegiatan petualangan alam selama hampir empat dekade. Menurut Ronny, alam tidak hanya menjadi tempat untuk melakukan aktivitas wisata, tetapi juga merupakan kekayaan yang perlu dijaga untuk generasi mendatang.

“Selama hampir empat dekade, alam Indonesia telah memberikan begitu banyak inspirasi bagi perjalanan EIGER. Melalui EIGER Nature, kami ingin belajar memberikan kembali, dengan menjaga alam, merawat kehidupan, dan mengajak lebih banyak orang untuk menghargai kekayaan yang kita miliki. Sebab, warisan terbaik bukan hanya tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi alam yang tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujar Ronny.

Direktur Utama EIGER Nature Imanuel Wirajaya mengatakan, kondisi alam menjadi fondasi utama dalam pengembangan destinasi tersebut. Karena itu, kegiatan wisata dirancang untuk memberikan pengalaman berinteraksi dengan alam sekaligus menumbuhkan kesadaran pengunjung mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.

“Aset utama EIGER Nature adalah alamnya. Kami berharap setiap pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga mengenalnya, jatuh cinta kepadanya, dan pada akhirnya ikut merawatnya. Kami juga berharap apa yang kami bangun di Megamendung ini dapat menjadi berkat bagi alam, budaya, dan manusia yang hidup di atasnya,” ujar Imanuel.

Peresmian EIGER Nature turut dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara. Hadir pula Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Melalui pembukaan kunjungan secara bertahap, EIGER Nature diharapkan dapat menjadi ruang wisata yang menghubungkan kegiatan petualangan dengan pemahaman mengenai alam dan budaya. Pengembangan destinasi tersebut juga menempatkan konservasi dan pemberdayaan masyarakat sebagai aspek yang perlu berjalan seiring dengan kegiatan pariwisata.

Lihat di situs asli

Berita terkait