Nasional

Wisdom Park UGM Viral Setelah Pengunjung Ditagih Rp129.500 per Jam

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN - Wisdom Park Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini ramai menjadi perbincangan di media sosial setelah seorang pengunjung mengeluhkan adanya penarikan tarif Rp 129.500 per jam saat...

16 Oktober 2026, pukul 06:26 WIB · dibaca 5 kali

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN - Wisdom Park Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini ramai menjadi perbincangan di media sosial setelah seorang pengunjung mengeluhkan adanya penarikan tarif Rp 129.500 per jam saat piknik bersama teman-temannya, Ahad (11/10/2026). Pengunjung tersebut mengaku didatangi petugas keamanan yang menyampaikan penggunaan area untuk menggelar tikar kini dikenakan biaya.

Keluhan itu diunggah melalui akun Threads @elraflukha. Pengunggah mengaku terkejut karena beberapa minggu sebelumnya sempat menanyakan ketentuan penggunaan kawasan tersebut kepada petugas keamanan dan mendapat informasi bahwa pengunjung tidak dikenakan biaya.

Baca Juga

Dalam unggahannya, ia menceritakan bahwa tarif Rp 129.500 per jam tersebut berlaku untuk penggunaan area atau ruang untuk menggelar tikar. Padahal, kegiatan yang dilakukan bersama teman-temannya hanya berupa piknik dan berkumpul santai.

"Gaes, skrg d wisdom park ada biayanya.. Pdhl aku uda ngadain kumpul2 jg d bulan sebelum nya uda ijin jg bilangnya gpp free.. Tp skrg d datengin satpam katanya skrg tuh kl mau pake space/macem tikar itu berbayar kalian tau gak ngmgnya brp?? 129.500 per 1 jam bilangnya," tulis akun @elraflukha dilihat Republika, Kamis (15/10/2026).

Ia sebenarnya mengaku tidak keberatan apabila penggunaan area Wisdom Park memang dikenakan tarif. Namun, menurutnya, besaran biaya perlu disampaikan secara transparan dan masuk akal, terlebih bagi pengunjung yang hanya ingin berkumpul santai. Ia pun membandingkan biaya yang disebutkan petugas dengan pengeluaran untuk berkumpul di kafe yang dinilai bisa memberikan fasilitas tambahan.

Menanggapi keluhan yang viral tersebut, Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana menjelaskan bahwa pengelola Wisdom Park saat kejadian hanya sebatas memberikan informasi dan edukasi mengenai ketentuan tarif yang berlaku. Namun, ia menegaskan tidak ada penarikan uang kepada pengunjung yang bersangkutan, baik saat kejadian maupun setelahnya.

"Terkait keluhan salah satu pengunjung mengenai tarif Rp129.500 untuk penggunaan tikar yang beredar di media sosial, UGM mengklarifikasi bahwa pada saat kejadian, pengelola Wisdom Park memberikan informasi dan edukasi mengenai ketentuan tarif yang berlaku. Pengelola tidak melakukan penarikan tarif tersebut kepada pihak yang bersangkutan, baik pada saat kejadian maupun setelahnya," kata Andi dalam keterangannya, Kamis.

Pihaknya mengapresiasi kritik dan masukan masyarakat terkait ketentuan pemanfaatan Wisdom Park. Menurut dia, masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas komunikasi, pelayanan, dan pengelolaan kawasan.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait