Nasional

Youtuber Bigmo Diperiksa di Polda Metro Jaya Senin Siang Ini

Polda Metro Jaya memanggil YouTuber Bigmo untuk pemeriksaan terkait promosi rokok elektrik yang melibatkan anak.

10 Agustus 2026, pukul 05:59 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Hukum & Kriminal Youtuber Bigmo Diperiksa di Polda Metro Jaya Senin Siang Ini CNN Indonesia Senin, 10 Agu 2026 12:59 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi Youtube. Polda Metro Jaya memanggil YouTuber Bigmo untuk pemeriksaan terkait promosi rokok elektrik yang melibatkan anak. (AFP) Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap seorang pembuat konten YouTube (YouTuber) bernama Bigmo terkait kasus promosi rokok elektrik (vape) yang melibatkan anak, pada Senin (10/8) siang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, memastikan bahwa pihak kepolisian telah menerima kepastian kehadiran dari pihak yang bersangkutan.

"Untuk Bigmo dijadwalkan pemeriksaan hari ini pukul 13.00 WIB dan sudah terkonfirmasi hadir melalui pengacaranya," kata Budi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi menjelaskan bahwa proses permintaan keterangan atau pemeriksaan terhadap YouTuber tersebut akan dilangsungkan di ruang Subdirektorat (Subdit) 2 Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO).

Pilihan Redaksi

Selain Bigmo, kata dia, pihaknya telah memanggil pelapor berinisial F.

F bertindak sebagai sosok yang mendokumentasikan video promosi yang disebut melibatkan anak.

"Telah meminta klarifikasi pada yang mengadukan, mengajukan pengaduan, dengan mengamankan live streaming, hasil live streaming, cuplikan video, serta dokumen pendukung lainnya," tutur Budi.

Pihaknya pun telah meminta keterangan dari orang tua serta empat anak yang muncul dalam video dengan pendampingan dari pihak keluarga.

"Serta mendatangi PT TLI untuk mendalami hubungan kerja dengan pihak yang dilaporkan. Penyelidikan masih dilakukan pendalaman dugaan pelibatan anak dalam promosi tersebut serta menganalisa barang bukti digital dan dokumen terkait," katanya.

(antara/kid)

[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait