Nasional

9 Kiai AHWA Gelar Sidang Tertutup untuk Memilih Rais Aam NU

Sembilan kiai AHWA yang baru saja terpilih langsung menggelar sidang tertutup untuk menentukan Rais Aam PBNU.

30 Agustus 2026, pukul 15:45 WIB · dibaca 2 kali

Nasional Peristiwa 9 Kiai AHWA Gelar Sidang Tertutup untuk Memilih Rais Aam NU CNN Indonesia Minggu, 30 Agu 2026 22:45 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Sembilan kiai AHWA yang baru saja terpilih langsung menggelar sidang tertutup untuk menentukan Rais Aam PBNU. (CNN Indonesia/ Farid) Jombang, CNN Indonesia --

Sembilan kiai sepuh anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) mulai menggelar sidang musyawarah di kediaman KH Wahab Hasbullah, yang kini menjadi Ndalem Kasepuhan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Minggu (30/8) malam.

Ketua Organizing Committee Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan sidang AHWA akan digelar tertutup untuk menentukan Rais Aam PBNU.

Lihat Juga :Sembilan Kiai Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar NU ke-35

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sembilan kiai itu yakni KH Nurul Huda Dazuli, TGK Nuruzzahri Yahya, KH Baharuddin HS, KH Miftakhul Akhyar, KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Anwar Manshur, KH Said Aqil Siroj dan KH Abun Bunyamin.

"Dalam sidang AHWA ini akan ada musyawarah antar para kiai yang terpilih, jumlahnya sembilan, untuk kemudian memilih Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama," kata Gus Ipul di lokasi.

Ia menambahkan keputusan yang dihasilkan nanti merupakan amanah dari seluruh peserta muktamar yang diteruskan melalui para anggota AHWA.

"Tentu para ulama akan bermusyawarah dengan berbagai pertimbangan-pertimbangan yang ada dan kita menunggu hasil. Insya Allah, siapapun yang diputuskan itu merupakan amanah dari muktamirin dan diteruskan oleh para anggota Ahlwa," katanya.

Selain memilih Rais Aam, kata Gus Ipul, sidang AHWA juga akan menentukan Ketua Umum PBNU berdasarkan usulan dari pengurus wilayah dan pengurus cabang yang memiliki hak suara.

"Nah, Rais Aam terpilih ini nanti akan juga memberikan persetujuan bersama-sama anggota AHWA tentang siapa yang akan menjadi Ketua Umum yang akan datang berdasarkan usulan-usulan dari pengurus wilayah, pengurus cabang yang memiliki hak suara," ujarnya.

Lihat Juga :Gus Ipul Sebut Ketegangan di Muktamar NU Dinamika Biasa

Ia menjelaskan lima nama calon ketua umum dengan usulan terbanyak akan diserahkan kepada Rais Aam terpilih untuk kemudian dimusyawarahkan bersama anggota AHWA.

"Jadi, nanti tentu kita akan tunggu usulan-usulan itu dan akan disampaikan lima terbanyak diteruskan kepada Rais Aam terpilih dan akan dimusyawarahkan dengan para anggota AHWA," katanya.

(frd/fea) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait