Polres Metro Bekasi Kota mengamankan sopir truk molen bermuatan semen berinisial TM yang terlibat dalam kecelakaan maut di halte Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.
Insiden tersebut menyebabkan enam orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Putu Kholis Aryana mengatakan sopir truk tersebut telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Metro Bekasi Kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah mengamankan sopir truk berinisial TM yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut. Yang bersangkutan telah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan," kata Putu di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/11).
Putu menjelaskan TM saat ini masih diperiksa dengan status sebagai saksi. Namun, polisi membuka kemungkinan meningkatkan statusnya menjadi tersangka apabila bukti yang dikumpulkan telah mencukupi.
Lihat Juga :7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba 3 Anggota DPRD Gerindra"Tentu apabila bukti-bukti telah mencukupi dan perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan, tidak menutup kemungkinan statusnya akan ditingkatkan menjadi tersangka," katanya.
Selain memeriksa sopir, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kecelakaan.
Penyidik juga mendalami kondisi kendaraan yang dikemudikan TM, termasuk riwayat perawatan dan pemeliharaan berkala serta pemenuhan kewajiban uji KIR.
"Dokumen-dokumen kendaraan juga akan kami pelajari dan dijadikan bahan untuk melengkapi proses penyelidikan," ucapnya.
Putu turut menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut yang merenggut enam nyawa.
Berdasarkan data sementara, kecelakaan itu melibatkan 12 orang. Enam korban meninggal dunia terdiri dari satu anak dan lima orang dewasa.
Seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke dua rumah sakit. Satu korban dibawa ke RS Siloam Rawa Panjang, sedangkan lima korban lainnya dibawa ke RSUD Kota Bekasi.
Sementara itu, enam korban yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sebanyak empat orang dirawat di RS Juwita dan dua lainnya di RS Siloam Rawa Panjang.
Lihat Juga :Jansen Demokrat: Pilihannya Mas Gibran Mundur Wapres atau DimundurkanTerkait kronologi kejadian, Putu mengatakan berdasarkan keterangan saksi, truk molen melaju dari arah timur menuju barat sebelum mengalami kecelakaan. Kondisi jalan di sekitar lokasi kejadian diketahui menurun.
Truk bernomor polisi B 9548 MV tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintas di jalan tersebut.
Sopir kemudian berupaya membanting setir untuk mengarahkan kendaraan mendekati tembok pembatas kampus BSI dengan Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi.
Namun, kendaraan diduga tetap tidak terkendali akibat masalah pada sistem pengereman. Truk akhirnya menabrak 12 orang yang tengah menunggu transportasi umum di halte depan gerbang kampus BSI Kota Bekasi.
(antara/isn) Bagikan: URL berhasil disalin