Nasional

Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp 50,63 Triliun Sepanjang 2026

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membagikan dividen sekitar Rp 50,63 triliun sepanjang kalender 2026. Jumlah tersebut terdiri atas dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 44,47 triliun dan...

23 Oktober 2026, pukul 01:27 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membagikan dividen sekitar Rp 50,63 triliun sepanjang kalender 2026. Jumlah tersebut terdiri atas dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 44,47 triliun dan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp 6,16 triliun.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, pembagian dividen interim merupakan bentuk apresiasi kepada pemegang saham atas kinerja perseroan. Namun, pembagian dividen tetap mempertimbangkan kebutuhan modal untuk ekspansi dan antisipasi risiko bisnis.

Baca Juga

“Kami ingin pemegang saham dapat menikmati hasil kinerja Bank Mandiri lebih awal melalui dividen interim. Besarannya tetap memperhatikan kebutuhan modal untuk ekspansi dan mengantisipasi risiko, sehingga Bank Mandiri dapat terus mengembangkan bisnis dan menghasilkan laba yang mendukung imbal hasil berkelanjutan bagi pemegang saham,” ujar Novita dalam keterangan di Jakarta, Kamis (22/10/2026) malam.

Menurut Novita, keputusan pembagian dividen harus tetap memperhatikan realisasi laba, kecukupan modal, likuiditas, dan kebutuhan pengembangan usaha. Dengan demikian, perseroan dapat memberikan imbal hasil kepada pemegang saham tanpa mengurangi kapasitas penyaluran kredit.

Hingga Agustus 2026, penyaluran kredit Bank Mandiri secara bank only mencapai Rp 1.592 triliun, tumbuh 17,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 1.687 triliun, juga tumbuh 17,6 persen YoY, melampaui pertumbuhan DPK industri sebesar 13,7 persen.

Kualitas aset juga terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau Non-performing Loan (NPL) gross sebesar 1 persen dan rasio pencadangan terhadap kredit bermasalah (NPL coverage ratio) sebesar 240,6 persen. Pada periode yang sama, laba bersih Bank Mandiri secara bank only mencapai Rp 37,5 triliun, tumbuh 22,3 persen YoY.

Bank Mandiri menyatakan akan menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan penguatan kapasitas bisnis agar pertumbuhan perusahaan dapat berlangsung berkelanjutan. 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait