Nasional

Bapenda Sumut Gencarkan Operasi Sadar Pajak, Targetkan Kesadaran Bayar Pajak Kendaraan

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggencarkan Operasi Sadar Pajak kendaraan bermotor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajibannya. Operasi gabungan yang melibatkan Direktorat...

16 Oktober 2026, pukul 18:01 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggencarkan Operasi Sadar Pajak kendaraan bermotor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajibannya. Operasi gabungan yang melibatkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut dan Jasa Raharja ini berlangsung di 33 kabupaten/kota se-Sumut selama Oktober 2026.

Kepala Bapenda Provinsi Sumut, Sutan Tolang Lubis, di Medan, Jumat, menjelaskan bahwa operasi ini menghadirkan layanan pembayaran pajak langsung di lokasi pemeriksaan. Langkah ini diambil untuk memudahkan masyarakat yang mungkin lupa atau menunda pembayaran pajak kendaraannya.

"Operasi Sadar Pajak ini, kita menghadirkan layanan pembayaran pajak di lokasi pemeriksaan guna mempermudah masyarakat," ujar Sutan.

Dorong Pembangunan Daerah

Sutan menegaskan, pihaknya mengimbau masyarakat Sumut untuk tidak menunda pembayaran pajak. Ia mengingatkan bahwa operasi serupa digelar secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara. Untuk menarik minat warga, disediakan bus keliling pajak serta hadiah bagi mereka yang taat membayar pajak.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe, turut mengajak masyarakat untuk taat pajak. Ia menekankan bahwa uang pajak yang dibayarkan memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan daerah.

"Kepada masyarakat untuk membayar kewajiban pajak. Karena dari uang pajak itu, ada pembangunan jalan, jembatan, lampu-lampu jalan, dan lain-lainnya. Dari kita untuk kita," kata Fauzi.

Berdasarkan data Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumut per 22 September 2026, pendapatan daerah telah terealisasi sebesar Rp8,9 triliun. Angka ini mencapai sekitar 69,8 persen dari target tahun ini yang sebesar Rp12,83 triliun.

Salah seorang warga, Rini, pengguna Jalan Putri Hijau Medan, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran bus keliling pajak. Menurutnya, proses pembayaran menjadi lebih mudah dan cepat dibandingkan harus mengantre di kantor Samsat.

"Maunya bus-bus seperti ini lebih banyak lagi, jadi kami mudah bayar pajak. Kalau di Samsat kan ada antrean banyak, kalau banyak bus-bus seperti ini, saya yakin masyarakat banyak yang bayar pajak," ungkap Rini.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Lihat di situs asli

Berita terkait