Nasional

Baru Sepekan, Jepang Kembali Diguncang Gempa Besar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah timur laut Jepang pada Ahad pagi waktu setempat. Badan Meteorologi Jepang (JMA) memastikan gempa tersebut tidak memicu peringatan tsunami. JMA mencatat...

28 Juni 2026, pukul 02:35 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah timur laut Jepang pada Ahad pagi waktu setempat. Badan Meteorologi Jepang (JMA) memastikan gempa tersebut tidak memicu peringatan tsunami.

JMA mencatat gempa terjadi pada pukul 05.21 waktu setempat dengan pusat gempa berada di Samudra Pasifik, lepas pantai Prefektur Iwate, pada kedalaman sekitar 40 kilometer.

Baca Juga

Guncangan mencapai skala bawah 5 pada skala intensitas seismik Jepang di sejumlah wilayah Prefektur Aomori dan Iwate.

Meski guncangannya cukup kuat, operator pembangkit listrik tenaga nuklir melaporkan tidak ada kondisi abnormal di fasilitas yang berada di wilayah terdampak.

Perusahaan Tohoku Electric Power Co. menyatakan PLTN Higashidori di Prefektur Aomori dan PLTN Onagawa di Prefektur Miyagi tetap beroperasi normal setelah gempa.

Sementara itu, Japan Nuclear Fuel Ltd. juga memastikan tidak ditemukan gangguan di fasilitas pengolahan ulang bahan bakar nuklir di Rokkasho, Prefektur Aomori.

Gempa tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah wilayah yang sama diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,2.

Gempa yang terjadi pada Kamis dini hari itu mengakibatkan sedikitnya 10 orang terluka, mengganggu layanan kereta cepat Shinkansen, serta memaksa sejumlah sekolah menghentikan kegiatan belajar mengajar untuk sementara.

Saat itu, pusat gempa juga berada di lepas pantai Prefektur Iwate dengan kedalaman sekitar 44 kilometer. Guncangannya mencapai skala atas 6 pada skala intensitas seismik Jepang di wilayah Hashikami, Prefektur Aomori.

Usai gempa tersebut, JMA mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dengan intensitas hingga di atas skala 6 dalam sepekan berikutnya.

sumber : Antara, Kyodo-OANA
Lihat di situs asli

Berita terkait