Nasional

BNPB: Tak Lagi Ditemukan Api di Lima Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla

JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat titik api sudah tidak lagi ditemukan di lima dari enam provinsi prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Saat ini, karhutla...

29 Oktober 2026, pukul 10:59 WIB · dibaca 0 kali

JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat titik api sudah tidak lagi ditemukan di lima dari enam provinsi prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Saat ini, karhutla yang melanda Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan, dilaporkan telah padam sepenuhnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan pihaknya tidak lagi menerima adanya laporan karhutla di lima provinsi prioritas. Dari data hingga Kamis (29/10/2026) pukul 07.00 WIB, tidak lagi ditemukan titik api di lima provinsi tersebut.

Baca Juga

"Untuk kali ini kami menyampaikan bahwa untuk karhutla saat ini ada untuk lima provinsi tidak akan kami sampaikan lagi karena hari ini tidak ada lagi data yang kami terima adanya kebakaran di provinsi-provinsi tersebut," kata dia saat konferensi pers secara daring, Kamis sore.

Meski demikian, BNPB tetap menyiagakan 59 unit armada udara masih disiagakan di enam provinsi prioritas. Operasi modifikasi cuaca (OMC) juga tetap dilakukan untuk membuat hujan di wilayah tersebut.

Berton menyatakan, pihaknya melaksanakan OMC sebanyak delapan sorti di wilayah Kalimantan Tengah dengan dry ice maupun NaCl mencapai 11.700 kilogram. Sementara itu, OMC tidak dilakukan di Kalimantan Selatan lantaran wilayah tersebut sudah terjadi hujan lebat.

Selain itu, OMC juga dilakukan di Sumatra Selatan dengan delapan sorti penerbangan. OMC di wilayah itu dilakukan dengan 10.000 kilogram dry ice maupun NaCl.

"Hujan terjadi di mana di beberapa tempat, tentu hujan ini juga dipengaruhi tentu ada dari penyemaian OMC yang kami lakukan baik itu melalui NaCl," kata dia.

Wilayah Lain Masih Kebakaran

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait