REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mempertimbangkan membeli kembali saham perseroan untuk mendukung program bonus dan kepemilikan saham bagi karyawan. Rencana tersebut sedang dikaji untuk dimasukkan dalam revisi Rencana Bisnis Bank (RBB).
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, opsi pembelian kembali saham (buyback) muncul karena perseroan menilai harga saham BBTN saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya. Karena itu, ia mempertimbangkan untuk membagikan saham itu ke karyawan.
Baca Juga- BTN Tekan Kredit Bermasalah, Rasio NPL KPR Jadi 2,8 Persen
- Ribuan Peserta Siap Ramaikan BSN 5K dalam BTN JAKIM 2026
- 45 Ribu Pelari dari 52 Negara Ramaikan BTN Jakarta International Marathon 2026
"Saat ini harga saham BBTN sudah cukup undervalued, sehingga kemungkinan yang bisa kami kaji adalah pembelian saham untuk kebutuhan program karyawan seperti bonus atau stock option," ujar Nixon dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Menurut Nixon, rencana tersebut belum masuk dalam RBB yang berlaku saat ini. Namun, pihaknya lebih dulu untuk mengkaji kemungkinan memasukkannya dalam revisi RBB mendatang.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika